Nyaris Tabrakan, Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-mata Inggris dalam Jarak 6 Meter

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:55 WIB
loading...
Nyaris Tabrakan, Jet...
Jet tempur Su-27 Rusia cegat pesawat mata-mata Rivet Joint Inggris dalam jarak 6 meter di atas Laut Hitam, yang membuat kedua pesawat nyaris bertabrakan. Foto/Kementerian Pertahanan Inggris
A A A
LONDON - Sebuah jet tempur Rusia telah melakukan intersepsi atau pencegatan terhadap pesawat mata-mata Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) dalam jarak enam meter di atas Laut Hitam. Dalam intersepsi yang menegangkan tersebut, kedua pesawat nyaris bertabrakan di udara.

Menteri Pertahanan Inggris John Healey, sebagaimana dikutip The Guardian, Kamis (21/5/2026), menggambarkannya sebagai manuver "berbahaya dan tidak dapat diterima. Menurutnya, jet tempur Su-27 Rusia terbang dalam jarak enam meter dari pesawat Rivet Joint RAF yang terbang dengan kecepatan 500 mph di atas Laut Hitam.

Baca Juga: Prancis Kirim Bom Nuklir ke Anggota NATO Lainnya, Rusia Marah Besar!

Menurutnya, itu merupakan salah satu dari dua insiden di udara bulan lalu. Healey mengeklaim jet tempur Su-27 melakukan enam kali lintasan di depan pesawat Rivet Joint yang tak bersenjata—yang terbang dekat dengan hidungnya, mempertaruhkan tabrakan yang dapat menyebabkan krisis diplomatik antara kedua negara.

Pada kesempatan kedua, juga pada pertengahan April, sebuah jet tempur Su-35 Rusia terbang cukup dekat dengan pesawat mata-mata Inggris sehingga memicu sistem daruratnya, termasuk menonaktifkan autopilot, saat pesawat tersebut melakukan misi pengawasan di wilayah udara internasional.

Rivet Joint adalah pesawat mata-mata dengan awak hingga 30 orang. Pesawat ini mampu melakukan pengawasan elektronik dalam jangkauan sekitar 150 mil, dan akan memantau aktivitas Rusia sebagai bagian dari patroli NATO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
Pesawat Pengebom Rusia...
Pesawat Pengebom Rusia Dicegat Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved