Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB
loading...
Pilot pesawat Jet2 yang membawa 220 penumpang dari Spanyol ke Inggris tiba-tiba serangan jantung saat pesawat berada di ketinggian 30.000 kaki. Foto/Wikipedia
A
A
A
LONDON - Sebuah penerbangan Jet2 dari Tenerife (Spanyol) ke Birmingham (Inggris) terpaksa dialihkan ke Portugal setelah kapten pilot diduga mengalami serangan jantung secara mendadak saat pesawat terbang di ketinggian 30.000 kaki.
Insiden tersebut terjadi pada Jet2 Penerbangan LS1266 pada Jumat dini hari pekan lalu. Pesawat yang membawa 220 penumpang itu tiba-tiba turun dan melakukan pendaratan darurat di Bandara Francisco Sa Carneiro atau dikenal sebagai Bandara Porto.
Baca Juga: Pesawat Frontier Bawa 231 Orang Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Potongan Tubuh Korban Berserakan
Para penumpang menggambarkan suasana tegang saat awak kabin bergegas menyusuri lorong, menanyakan apakah ada penumpang yang memiliki pelatihan medis. Lampu pesawat juga berkedip-kedip selama penurunan cepat, dan beberapa anak mulai menangis saat pesawat kehilangan ketinggian dengan cepat untuk pendaratan darurat.
Pesawat mendarat di Porto pukul 02.11 waktu setempat, dengan layanan darurat segera naik ke pesawat, dan staf medis merawat pilot di kokpit sebelum dia dibawa ke rumah sakit.
"Saya dan pasangan saya sedang tidur ketika kami terbangun oleh kekacauan," kata seorang penumpang kepada The Sun on Sunday.
Insiden tersebut terjadi pada Jet2 Penerbangan LS1266 pada Jumat dini hari pekan lalu. Pesawat yang membawa 220 penumpang itu tiba-tiba turun dan melakukan pendaratan darurat di Bandara Francisco Sa Carneiro atau dikenal sebagai Bandara Porto.
Baca Juga: Pesawat Frontier Bawa 231 Orang Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Potongan Tubuh Korban Berserakan
Para penumpang menggambarkan suasana tegang saat awak kabin bergegas menyusuri lorong, menanyakan apakah ada penumpang yang memiliki pelatihan medis. Lampu pesawat juga berkedip-kedip selama penurunan cepat, dan beberapa anak mulai menangis saat pesawat kehilangan ketinggian dengan cepat untuk pendaratan darurat.
Pesawat mendarat di Porto pukul 02.11 waktu setempat, dengan layanan darurat segera naik ke pesawat, dan staf medis merawat pilot di kokpit sebelum dia dibawa ke rumah sakit.
"Saya dan pasangan saya sedang tidur ketika kami terbangun oleh kekacauan," kata seorang penumpang kepada The Sun on Sunday.
Lihat Juga :