China Vonis Penjara Seumur Hidup Warga AS yang Lakukan Spionase

Selasa, 16 Mei 2023 - 00:30 WIB
loading...
China Vonis Penjara...
Ilustrasi
A A A
BEIJING - China telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang warga negara Amerika Serikat (AS), John Shing-wan Leung (78), karena spionase, Senin (15/5/2023). Vonis ini diprediksi akan memperkeruh hubungan yang sudah rusak antara Beijing dan Washington.

Seperti dilaporkan AFP, Leung, yang merupakan penduduk tetap Hong Kong dinyatakan bersalah melakukan spionase. “Dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, dicabut hak politiknya seumur hidup," kata sebuah pernyataan dari Pengadilan Menengah Rakyat di kota Suzhou, China timur.



“Otoritas Suzhou mengambil tindakan wajib sesuai hukum terhadap Leung yang berusia 78 tahun pada April 2021,” lanjut pernyataan tersebut. Pernyataan itu tidak menyebutkan kapan dia ditahan. Tidak jelas di mana Leung tinggal pada saat penangkapannya.

Seorang juru bicara kedutaan AS di Beijing mengatakan, mereka mengetahui laporan bahwa seorang warga negara AS baru-baru ini dihukum dan dihukum di Suzhou.

"Departemen Luar Negeri tidak memiliki prioritas yang lebih besar daripada keselamatan dan keamanan warga AS di luar negeri," kata juru bicara itu. "Karena pertimbangan privasi, kami tidak memiliki komentar lebih lanjut," lanjutnya.



Pernyataan pengadilan tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang dakwaan tersebut, dan persidangan tertutup rutin dilakukan di China untuk kasus-kasus sensitif.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin menolak berkomentar lebih lanjut tentang kasus tersebut pada konferensi pers reguler pada hari Senin.

Pemenjaraan itu kemungkinan akan semakin merusak hubungan dengan Washington, yang sudah sangat tegang karena isu-isu seperti perdagangan, hak asasi manusia dan Taiwan.



Washington dan Beijing baru saja mengakhiri jeda tidak resmi dalam kontak tingkat tinggi atas penembakan AS pada bulan Februari terhadap balon pengintai China yang dicurigai.

Dalam terobosan nyata minggu lalu, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan dan diplomat tinggi China Wang Yi mengadakan pembicaraan delapan jam di Wina, dengan kedua belah pihak menggambarkan pertemuan itu sebagai "terus terang, substantif dan konstruktif."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Beri Israel Semua...
AS Beri Israel Semua Senjata yang Dibutuhkan untuk Lanjutkan Genosida di Gaza
Mahasiswa AS Warga Turki...
Mahasiswa AS Warga Turki Ditangkap Hanya karena Dukung Palestina
Wanita Ini Manjakan...
Wanita Ini Manjakan Selingkuhannya dengan Barang Mewah, Sementara Suaminya Hidup Hemat
Sekutu NATO Menyesal...
Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasan Sebenarnya
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur Unjuk Kekuatan di Dekat Sekutu Rusia
Krisis Telur, Tren Menyewa...
Krisis Telur, Tren Menyewa Ayam Senilai Rp8,2 Juta Jadi Solusi
5 Strategi Baru China...
5 Strategi Baru China untuk Invasi Taiwan pada 2027, dari Dermaga yang Bisa Dipindahkan hingga Pemotong Kabel Laut
Kuil Berusia 1.300 Tahun...
Kuil Berusia 1.300 Tahun Terdampak Kebakaran Hutan di Korea Selatan
Karnaval Maut di Nigeria:...
Karnaval Maut di Nigeria: Jumlah Anak yang Tewas Jadi 35, 8 Lainnya Luka Parah
Rekomendasi
3 Makanan Lebaran yang...
3 Makanan Lebaran yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi, Waspadai Konsumsinya
Bertemu PPI Tiongkok,...
Bertemu PPI Tiongkok, AHY Makin Optimistis Menyambut Indonesia Emas 2045
Pemilik TikTok Jadi...
Pemilik TikTok Jadi Orang Terkaya di China
Berita Terkini
Kamp Pengungsi Jenin...
Kamp Pengungsi Jenin Tak Layak Huni akibat Operasi Brutal Militer Israel
3 jam yang lalu
Faksi-faksi Palestina...
Faksi-faksi Palestina Peringatkan Jangan Pakai Genosida Gaza untuk Melawan Perlawanan
5 jam yang lalu
Kemlu Sangkal Kabar...
Kemlu Sangkal Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia
8 jam yang lalu
Bela Gaza, Iran dan...
Bela Gaza, Iran dan Poros Perlawanan Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal
9 jam yang lalu
Langka! Eks Pilot Jet...
Langka! Eks Pilot Jet Tempur Israel Serukan Diakhirinya Genosida di Gaza, Tuntut Para Pelaku Diadili
9 jam yang lalu
Houthi Desak Tindakan...
Houthi Desak Tindakan Negara-negara Arab Cegah Pengusiran Warga Palestina
10 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved