Dibebaskan dari Tahanan, Imran Khan Dapat Jaminan Perlindungan

Jum'at, 12 Mei 2023 - 21:49 WIB
loading...
Dibebaskan dari Tahanan,...
Eks PM Imran Khan akan dibebaskan dari tahanan dan mendapat jaminan dari MA Pakistan. Foto/Metro
A A A
ISLAMABAD - Mantan perdana menteri Pakistan , Imran Khan , akan dibebaskan dari tahanan. Ini terjadi sehari setelah Mahkamah Agung negara itu memutuskan penangkapan dramatisnya atas tuduhan korupsi ilegal.

Hakim juga memberikan jaminan perlindungan kepada Khan, yang berarti dia tidak dapat ditangkap kembali atas tuduhan tersebut selama dua minggu.

Pengadilan juga memerintahkan dia tidak dapat ditahan atas tuduhan apa pun yang diajukan setelah Selasa lalu hingga 17 Mei.

Terlepas dari putusan tersebut, tuduhan korupsi terhadap Khan masih berlaku.

Pria berusia 70 tahun itu ditangkap pada Selasa lalu ketika dia tiba di sebuah gedung pengadilan di Islamabad. Khan mengaku tidak bersalah ketika seorang hakim secara resmi mendakwa dia dengan korupsi untuk pertama kalinya dalam lusinan kasus yang dia hadapi.

Para pejabat mengatakan Khan secara tidak sah menjual hadiah negara selama masa jabatannya sebagai perdana menteri, dalam kasus yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Pakistan.

Khan tiba di persidangan di bawah penjagaan bersenjata lengkap, dan menyapa para pendukung dengan satu kepalan tangan.

Berbicara dalam persidangan hari Jumat, (12/5/2023), Ketua Majelis Hakim Umar Ata Bandial mengatakan penangkapan itu melanggar hukum karena dilakukan di gedung pengadilan.

Baca Juga: Mahkamah Agung Pakistan: Penangkapan Imran Khan Ilegal

Dia memerintahkan bahwa seluruh proses penangkapan Khan perlu ditelusuri kembali, seperti dilansir dari BBC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
AS-Iran di Ambang Perang...
AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Pakistan Dukung Peran...
Pakistan Dukung Peran China sebagai Mediator antara AS dan Iran
Respons Iran terhadap...
Respons Iran terhadap Proposal AS akan Dikirim ke Mediator Pakistan Hari Ini
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved