16 Pemberontak Tewas dan 100 Penumpang Dibebaskan dalam Aksi Penyanderaan Kereta Api di Pakistan

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:21 WIB
loading...
16 Pemberontak Tewas...
Sebanyak 16 pemberontak dilumpuhkan dalam aksi penyanderaan kereta di Pakistan. Foto/Xinhua/Str
A A A
ISLAMABAD - Pemberontak bersenjata Tentara Pembebasan Baloch (BLA) di wilayah Balochistan Pakistan menyerang kereta yang membawa lebih dari 400 penumpang dan menyandera sejumlah dari mereka.

Mereka menembaki Kereta Ekspres Jaffar saat melaju dari Quetta ke Peshawar.

Kelompok separatis itu mengatakan telah mengebom rel sebelum menyerbu kereta di distrik terpencil Sibi, dengan mengklaim kereta itu berada di bawah kendalinya.

Setidaknya 16 militan tewas dan 100 penumpang dibebaskan hingga Rabu pagi, media lokal melaporkan.

Di antara mereka yang dibebaskan terdapat 17 penumpang yang terluka, yang telah dirawat di rumah sakit untuk perawatan.

Melansir BBC, para militan mengancam akan membunuh sandera jika pihak berwenang tidak membebaskan tahanan politik Baloch dalam waktu 48 jam, menurut laporan lokal.

Operasi penyelamatan masih berlangsung.

Ada laporan tentang "penembakan hebat" di kereta itu, seorang juru bicara pemerintah Balochistan mengatakan kepada surat kabar lokal Dawn.

Seorang pejabat senior polisi mengatakan kereta itu "masih terjebak tepat di depan terowongan yang dikelilingi oleh pegunungan", kantor berita AFP melaporkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Hamas Mundur dari Pemerintahan...
Hamas Mundur dari Pemerintahan Gaza?
19 Orang Tewas dalam...
19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Rekomendasi
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Berita Terkini
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Infografis
Dalam Semalam, 100 Drone...
Dalam Semalam, 100 Drone Ukraina Berhasil Jatuh di Wilayah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved