Kepala IAEA: Iran Tidak Jauh dari Memiliki Bom Nuklir

Kamis, 17 April 2025 - 07:52 WIB
loading...
Kepala IAEA: Iran Tidak...
Kepala IAEA Rafael Grossi memperingatkan bahwa Iran tidak jauh dari memiliki bom nuklir. Foto/IRNA
A A A
TEHERAN - Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi memperingatkan bahwa Iran "tidak jauh" dari memiliki bom nuklir.

Peringatan itu disampaikan sesaat sebelum dia tiba di Teheran untuk berunding.

Negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat telah lama mencurigai Iran berusaha memperoleh senjata nuklir, tuduhan yang secara konsisten dibantah Teheran—yang bersikeras bahwa programnya adalah untuk tujuan sipil yang damai.

"Ini seperti teka-teki. Mereka memiliki potongan-potongannya, dan suatu hari mereka akhirnya dapat menyatukannya," kata Grossi kepada surat kabar Prancis Le Monde dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Rabu (16/4/2025).

Baca Juga: Apa Itu Program Nuklir Iran Serta Apa Maunya AS dan Israel? Ini Penjelasannya

“Masih ada jalan yang harus ditempuh sebelum mereka sampai di sana. Namun, mereka tidak jauh dari itu, itu harus diakui,” ujarnya.

Kepala pengawas nuklir di bawah naungan PBB tersebut ditugaskan untuk mengawasi program nuklir Iran dan kepatuhannya terhadap kesepakatan nuklir 2015 yang runtuh tiga tahun kemudian ketika Amerika Serikat menarik diri darinya pada masa jabatan pertama Presiden Donald Trump.

“Tidak cukup hanya memberi tahu masyarakat internasional ‘kami tidak memiliki senjata nuklir’ agar mereka mempercayai Anda. Kami perlu dapat memverifikasi,” kata Grossi.

Dia tiba pada hari Rabu di Teheran dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Dia juga akan bertemu dengan Mohammad Eslami, yang mengepalai badan energi nuklir Iran.

Kunjungan Grossi dilakukan menjelang putaran kedua pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat pada hari Sabtu, seminggu setelah kedua negara mengadakan pembicaraan tingkat tertinggi sejak Trump meninggalkan kesepakatan nuklir Iran pada tahun 2018.

Kedua belah pihak menyebut pertemuan pertama itu “konstruktif.”

Posisi yang Saling Bertentangan


Sebelumnya, Araghchi mengatakan pengayaan uranium Iran dalam program nuklirnya “tidak dapat dinegosiasikan” setelah utusan AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff menyerukan agar hal itu diakhiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Berita Terkini
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved