5 Kekejaman Mohammed bin Salman, Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi
Jum'at, 12 Mei 2023 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa aktivis, kebanyakan perempuan tetapi juga beberapa laki-laki, ditangkap hanya beberapa minggu sebelum larangan resmi dicabut.
Human Rights Watch (HRW) mengkritik penangkapan tersebut, mengatakan itu adalah upaya MBS untuk menunjukkan bahwa dia tidak akan menerima kritik atas pemerintahannya.
Pada tahun 2017, pasukan keamanan Pada tahun 2017, pasukan keamanan Saudi menangkap beberapa ratus orang terkaya di negara itu, yang diduga sebagai upaya untuk memerangi korupsi di kalangan pejabat tinggi birokrasi Saudi.
Mereka yang ditangkap dikurung selama berminggu-minggu di hotel mewah Ritz-Carlton di Riyadh, di mana beberapa dilaporkan dianiaya secara fisik.
Sebuah laporan oleh New York Times mengatakan 17 tahanan memerlukan perawatan rumah sakit setelah penganiayaan fisik, termasuk seorang yang kemudian meninggal dalam tahanan.
Menurut para ahli, MBS menggunakan pembersihan tersebut untuk menyingkirkan orang-orang yang berpotensi menimbulkan ancaman politik bagi putra mahkota.
Menyusul tuduhan pelecehan, Human Right Watch (HRW) meminta Arab Saudi untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.
Selama periode yang sama, jumlah eksekusi mati di kerajaan pun meningkat tajam.
Human Rights Watch (HRW) mengkritik penangkapan tersebut, mengatakan itu adalah upaya MBS untuk menunjukkan bahwa dia tidak akan menerima kritik atas pemerintahannya.
3. Menahan dan Menyiksa Rival Politik di Hotel Ritz-Carlton
MBS tidak hanya menindak tegas aktivis HAM, tetapi juga rival politik.Pada tahun 2017, pasukan keamanan Pada tahun 2017, pasukan keamanan Saudi menangkap beberapa ratus orang terkaya di negara itu, yang diduga sebagai upaya untuk memerangi korupsi di kalangan pejabat tinggi birokrasi Saudi.
Mereka yang ditangkap dikurung selama berminggu-minggu di hotel mewah Ritz-Carlton di Riyadh, di mana beberapa dilaporkan dianiaya secara fisik.
Sebuah laporan oleh New York Times mengatakan 17 tahanan memerlukan perawatan rumah sakit setelah penganiayaan fisik, termasuk seorang yang kemudian meninggal dalam tahanan.
Menurut para ahli, MBS menggunakan pembersihan tersebut untuk menyingkirkan orang-orang yang berpotensi menimbulkan ancaman politik bagi putra mahkota.
Menyusul tuduhan pelecehan, Human Right Watch (HRW) meminta Arab Saudi untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.
4. Maraknya Eksekusi Hukuman Mati
Selama beberapa tahun terakhir, MBS telah melembagakan beberapa reformasi sosial di Arab Saudi, termasuk membuka bioskop pertama di negara itu dan mengizinkan diadakannya konser musik, langkah yang dipuji oleh banyak orang sebagai kemajuan menuju masyarakat yang lebih terbuka.Selama periode yang sama, jumlah eksekusi mati di kerajaan pun meningkat tajam.
Lihat Juga :