Perang Dahsyat, 350 Roket Hujani Israel, IDF Bombardir Gaza 100 Kali

Kamis, 11 Mei 2023 - 08:19 WIB
loading...
Perang Dahsyat, 350...
Sistem pertahanan rudal Iron Dome saat mencoba menembak jatuh rentetan roket Gaza yang menghujani wilayah Ashdod, Israel, Rabu (10/5/2023). Foto/REUTERS/Ammar Awad
A A A
GAZA - Sekitar 350 roket asal Gaza yang ditembakkan Jihad Islam Palestina (PIJ) menghujani wilayah Israel . Sedangkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membombardir Jalur Gaza lebih dari 100 kali dengan jet tempur dan drone.

Dalam perang dahsyat yang berlanjut hingga Kamis (11/5/2023) dini hari, Israel menamai operasinya sebagai "Operasi Perisai dan Panah".

Ketika aksi saling serang berlanjut, Mesir mencoba menengahi gencatan senjata antara Israel dan Jihad Islam Palestina.

Ratusan roket Gaza menghujani kota-kota Israel selatan dan daerah Tel Aviv. Sistem pertahanan rudal Iron Dome sibuk menangkis rentetan serangan roket di kota-kota Israel selatan.

Baca Juga: Israel Kembali Gempur Gaza, Militan Palestina Balas Tembakkan 100 Roket

Sedangkan untuk melindungi Tel Aviv, Israel untuk pertama kalinya menggunakan sistem pertahanan rudal David's Sling.

Belum ada konfirmasi dari IDF tentang berapa jumlah roket Gaza yang ditembak jatuh dan yang lolos.

"Kampanye [operasi militer] masih belum berakhir," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan kepada media.

“Kami mengatakan kepada para teroris dan yang mengirim mereka: Kami melihat Anda di mana-mana; Anda tidak bisa bersembunyi," lanjut Netanyahu, seperti dikutip Jerusalem Post.

Namun, sumber diplomatik senior mengatakan bahwa Israel siap untuk gencatan senjata. "Kami melakukan apa yang perlu kami lakukan di Gaza," kata sumber tersebut.

“Gencatan senjata akan dinilai hanya dengan tindakan dan bukan dengan kata-kata,” lanjut sumber diplomatik senior lainnya.

Menyusul lebih dari 100 serangan IDF dan sekitar 350 serangan roket Gaza sejak Rabu, Mesir menghubungi Israel untuk mengatakan PIJ menginginkan gencatan senjata.

Selanjutnya, pejabat tinggi IDF telah merekomendasikan untuk menerima gencatan senjata sehubungan dengan pencapaian besar yang dirasakan dari operasi saat ini—meskipun secara terbuka IDF mengatakan tidak mengomentari masalah tersebut.

Hingga pukul 20.00 semalam, Jihad Islam Palestina dan IDF masing-masing telah melancarkan serangan signifikan lainnya terhadap satu sama lain.

Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen mengkonfirmasi kepada KAN News bahwa proposal gencatan senjata telah dikirim oleh Mesir dan sedang dipertimbangkan oleh lembaga pertahanan.

Sumber diplomatik senior mengatakan bahwa Mesir adalah pemain utama dalam pembicaraan gencatan senjata, meskipun ada laporan di media Arab bahwa Qatar dan PBB terlibat.

Menurut laporan dari para warga Palestina yang belum dikonfirmasi, 21 warga Palestina tewas, tanpa indikasi dari militer Israel tentang identitas mereka sebagai milisi atau warga sipil.

Netanyahu mengatakan bahwa tidak ada orang Israel yang tewas selama Operasi Perisai dan Panah, meskipun ada laporan sejumlah korban luka.

Sebelumnya, sekitar pukul 12.30 pada Rabu, IDF memulai serangan pendahuluan yang meluas ke berbagai posisi roket Jihad Islam Palestina, termasuk beberapa yang disembunyikan dari mata publik, setelah melihat tanda-tanda intelijen bahwa kelompok itu sedang bersiap untuk serangan roket yang luas pada Israel.

IDF melakukan serangan pertamanya pada hari Rabu terhadap kru Jihad Islam Palestina yang bersiap untuk menembakkan roket secara massal di dekat kota Khan Younis di selatan Gaza.

Kejadian ini terjadi setelah kejadian serupa pada Selasa dini hari.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Berita Terkini
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved