Inggris Cari Perusahaan Militer yang Bisa Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

Rabu, 10 Mei 2023 - 16:37 WIB
loading...
Inggris Cari Perusahaan...
Inggris Cari Perusahaan Militer yang Bisa Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Sekelompok negara-negara Eropa yang dipimpin Inggris telah meminta pernyataan minat untuk memasok Ukraina dengan rudal dengan jangkauan hingga 300 km (190 mil). Ini merupakan langkah lanjutan dukungan militer untuk Kiev dalam melawan invasi Rusia.

Seruan untuk tanggapan dari perusahaan yang dapat menyediakan rudal tersebut dimasukkan dalam pemberitahuan yang diposting minggu lalu oleh Dana Internasional untuk Ukraina - sekelompok negara Eropa, termasuk Inggris, Norwegia, Belanda, Denmark dan Swedia - yang dibentuk untuk mengirim senjata ke Kiev.

Baca juga: Inggris: Serangan Balik Ukraina terhadap Rusia Mungkin Tidak Keras

Seperti dilaporkan Reuters, Kementerian Pertahanan Inggris, yang mengelola dana tersebut, meminta perusahaan untuk menghubungi jika mereka dapat menyediakan rudal yang dapat diluncurkan dari darat, laut atau udara dengan muatan antara 20 dan 490 kg (44 dan 1.078 pound).

Pemberitahuan tersebut meminta persyaratan lain yang diinginkan termasuk "kemungkinan pencegatan yang rendah", "kemampuan perencanaan misi", dan "metode penetrasi pertahanan udara untuk meningkatkan kemungkinan serangan yang berhasil". Pemberitahuan itu mengatakan perusahaan yang menanggapi akan dihubungi mulai 5 Juni.

Ditanya tentang kebijakan Inggris dalam memasok jet tempur dan rudal jarak jauh ke Ukraina pada acara think tank di Washington, Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly menolak untuk merinci rencana spesifik.

Baca juga: Bos Wagner Tuding Tentara Rusia Melarikan Diri dari Pertempuran di Bakhmut

Namun, dia mengatakan penting untuk terus mencari cara untuk “meningkatkan dan mempercepat dukungan yang kami berikan ke Ukraina”. “Jika kita menyimpan barang untuk hari hujan, ini adalah hari hujan,” katanya.

Seorang pejabat Inggris mengatakan belum ada keputusan akhir yang dibuat untuk mengirim rudal ke Ukraina dengan kemampuan yang ditetapkan dalam pemberitahuan yang dipublikasikan.

The Washington Post melaporkan rincian pemberitahuan pengadaan sebelumnya pada hari Selasa. Inggris dan negara-negara Barat lainnya telah meningkatkan janji bantuan militer mereka untuk Ukraina tahun ini.

Baca juga: Mengenal Privet-82, Drone Kamikaze Rusia Terbaru yang Mengejutkan

Inggris mengatakan pada Januari akan mengirim 14 tank tempur Challenger 2 utamanya ke Ukraina. Negara-negara lain termasuk Amerika Serikat dan Jerman kemudian berkomitmen untuk memasok tank.

Sementara Yuriy Sak, penasihat menteri pertahanan Ukraina, mengatakan kepada Reuters bahwa Kiev tidak memiliki informasi konkret tentang upaya yang dipimpin Inggris untuk memasok rudal jarak jauh, tetapi Ukraina selama berbulan-bulan telah secara konsisten meminta pemerintah Barat untuk menyediakan senjata jarak jauh.

“Kami akan menyambutnya jika Inggris mengambil peran kepemimpinan dengan rudal jarak jauh, seperti yang mereka lakukan dengan tank tempur utama Challenger 2,” katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved