Polisi Paris Dikecam karena Izinkan Demonstrasi Neo-Nazi

Selasa, 09 Mei 2023 - 06:30 WIB
loading...
Polisi Paris Dikecam...
Polisi Paris Dikecam karena Izinkan Demonstrasi Neo-Nazi. FOTO/EPA
A A A
PARIS - Kepolisian Paris dan Menteri Dalam Negeri Prancis menghadapi pertanyaan dan kritik pada Senin (8/5/2023) tentang mengapa mengizinkan pawai sekitar 600 anggota neo-Nazi melalui jalan-jalan ibukota pada akhir pekan lalu.

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh ekstremis sayap kanan berpakaian hitam terjadi ketika pihak berwenang menindak pengunjuk rasa yang membenturkan panci ke pemerintah, dengan pembatasan baru diberlakukan Senin untuk melindungi Presiden Emmanuel Macron dari kebisingan.

Baca juga: Neo-Nazi Amerika Ungkap Kejahatan Teman-teman Ukrainanya

Pawai pada Sabtu (6/5/2023) melalui distrik kelas atas di Paris menampilkan beberapa ratus orang dari kelompok sayap kanan. Mereka berbaris dengan bendera dan meneriakkan slogan untuk memperingati kematian seorang aktivis sayap kanan, Sebastien Deyzieu, pada tahun 1994.

Seperti dilaporkan AFP, aksi protes itu disahkan oleh otoritas kota. Polisi Paris terlihat berpatroli di dekatnya. Senator Partai Sosialis David Assouline meminta Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin untuk "menjelaskan diri sendiri".

"Tidak dapat diterima membiarkan 500 neo-Nazi dan fasis berparade di jantung kota Paris. Organisasi mereka, tampilan ideologi, slogan, lencana mereka sama saja dengan penghinaan terhadap orang mati sebagai hasutan untuk kebencian rasial," tulisnya di Twitter.

Prancis menandai hari libur tradisional 8 Mei pada hari Senin untuk memperingati kemenangan pasukan Sekutu atas Nazi Jerman pada tahun 1945 dan nyawa yang hilang dalam perang melawan fasisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved