Arab Saudi Seleksi Ketat 1.000 Calon Jamaah Haji

Rabu, 22 Juli 2020 - 06:31 WIB
loading...
A A A
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan, jamaah haji terpilih yang akan melaksanakan ibadah sakral tahun ini memulai karantina selama tujuh hari pada Minggu (19/7/2020) lalu. “Langkah itu dilakukan sebagai serangkaian protokol kesehatan untuk menjamin kesehatan dan keamanan jamaah haji selama pelaksaan ibadah haji yang digelar saat pandemi virus corona,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah, dilansir Arab News.

Jamaah haji tahun ini dipilih dari 160 negara yang saat ini tinggal di Saudi. Jumlah jamaah haji yang dilaksanakan tahun ini menurun drastis untuk menjamin jaga jarak bisa dilaksanakan. Selain itu, jamaah haji juga akan melaksanakan karantina kedua setelah melaksanakan ibadah haji. Persiapan matang itu dilakukan setelah Mahkamah Agung Saudi telah memutuskan Idul Adha akan jatuh pada 31 Juli mendatang sehingga hari Arafah akan digelar pada 30 Juli.

Untuk mengamankan pelaksaan ibadah haji yang terbatas, Direktur Kepolisian Wilayah Mekkah, Mayor Jenderal Eid bin Saad Al-Otaibi, mengungkapkan aparat keamanan membuat pembatas keamanan untuk mencegah warga untuk memasuki kota suci tersebut. “Sejumlah pos pemeriksaan pun dibangun di jalanan menuju Mekkah,” kata Al-Otaibi. (Lihat videonya: Miris, Tak Punya HP, Anak Pemulung Numpang Belajar di Rumah Tetangga)

Aparat kepolisian pun diterjunkan di jalanan Kota Mekkah untuk mencegah para pelanggar yang hendak mengikuti haji. “32 zona pemeriksaan telah didirikan, termasuk petugas yang ikut berpatroli dan memonitor pelanggaran dalam pelaksanaan ibadah haji,” ujar Al-Otaibi. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved