Pasukan AS Dilaporkan Latihan untuk Perang di Taiwan
Minggu, 30 April 2023 - 10:31 WIB
loading...
Pasukan AS dilaporkan latihan untuk perang di Taiwan. Foto/Military
A
A
A
WASHINGTON - Komando Operasi Khusus Angkatan Darat AS (USASOC) dilaporkan telah melakukan latihan yang mensimulasikan respons terhadap invasi China ke Taiwan untuk pertama kalinya. Ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran di Washington bahwa Beijing mungkin mencoba merebut kendali atas pulau yang berpemerintahan sendiri itu dengan paksa.
Situs military melaporkan skenario Taiwan dimainkan sebagai bagian dari latihan kemampuan tahunan USAOC, yang dikenal sebagai CAPEX, di Fort Bragg Carolina Utara. Pasukan berlatih dimasukkan ke Taiwan untuk membantu mempertahankan diri dari serangan China, menggunakan maket beton di pangkalan untuk mensimulasikan lingkungan di mana mereka akan melawan Republik Rakyat China (RRC).
“RRC, sesuai dengan strategi pertahanan nasional kita, adalah tantangan langkah kita yang sebenarnya di luar sana,” kata Letnan Jenderal Jonathan Braga, komandan USASOC, dalam pidatonya sebelum latihan pada hari Kamis.
“Pada akhirnya, yang kami coba lakukan adalah mencegah Perang Dunia III. Itu tugas kami,” imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (30/4/2023).
Baca Juga: 38 Jet Tempur dan 6 Kapal China Dekati Taiwan, Balas Patroli Pesawat AS?
Situs military melaporkan skenario Taiwan dimainkan sebagai bagian dari latihan kemampuan tahunan USAOC, yang dikenal sebagai CAPEX, di Fort Bragg Carolina Utara. Pasukan berlatih dimasukkan ke Taiwan untuk membantu mempertahankan diri dari serangan China, menggunakan maket beton di pangkalan untuk mensimulasikan lingkungan di mana mereka akan melawan Republik Rakyat China (RRC).
“RRC, sesuai dengan strategi pertahanan nasional kita, adalah tantangan langkah kita yang sebenarnya di luar sana,” kata Letnan Jenderal Jonathan Braga, komandan USASOC, dalam pidatonya sebelum latihan pada hari Kamis.
“Pada akhirnya, yang kami coba lakukan adalah mencegah Perang Dunia III. Itu tugas kami,” imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (30/4/2023).
Baca Juga: 38 Jet Tempur dan 6 Kapal China Dekati Taiwan, Balas Patroli Pesawat AS?
Lihat Juga :