Presiden Kolombia Bandingkan Kesulitan Warga Palestina dengan Penderitaan Yesus Kristus
Sabtu, 19 April 2025 - 14:42 WIB
loading...
Gustavo Petro membandingkan penderitaan warga Palestina dengan Yesus Kristus. Foto/X/@petrogustavo
A
A
A
GAZA - Presiden Kolombia Gustavo Petro mengutuk tindakan Israel di Gaza dan menyamakan penderitaan warga Palestina dengan penderitaan Yesus Kristus.
"Pada saat Sengsara dan kematian Yesus, mari kita renungkan orang-orang Palestina, dari mana ia berasal, sekarang berada di bawah genosida berdarah," tulis Petro di X menanggapi sebuah unggahan tentang Hossam Abu Safiya, seorang dokter Palestina terkemuka yang dilaporkan dalam kondisi kritis saat berada dalam penahanan Israel setelah dugaan penyiksaan.
Safiya, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, dilaporkan ditahan oleh pasukan Israel awal tahun ini.
Organisasi hak asasi manusia dan media lokal telah membunyikan peringatan dalam beberapa minggu terakhir atas perlakuan yang diterimanya dalam tahanan, dengan alasan penyiksaan berat dan kesehatan yang memburuk.
Pernyataan Petro disampaikan selama perayaan Minggu Suci umat Kristen, yang semakin memperkuat makna simbolisnya. Pemimpin Kolombia tersebut telah menjadi pengkritik keras kampanye militer Israel di Gaza, berulang kali menuduhnya melakukan kejahatan perang.
Pemerintah Israel telah membantah tuduhan genosida dan menyatakan bahwa operasinya menargetkan militan Hamas, bukan warga sipil atau tenaga medis.
"Pada saat Sengsara dan kematian Yesus, mari kita renungkan orang-orang Palestina, dari mana ia berasal, sekarang berada di bawah genosida berdarah," tulis Petro di X menanggapi sebuah unggahan tentang Hossam Abu Safiya, seorang dokter Palestina terkemuka yang dilaporkan dalam kondisi kritis saat berada dalam penahanan Israel setelah dugaan penyiksaan.
Safiya, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, dilaporkan ditahan oleh pasukan Israel awal tahun ini.
Organisasi hak asasi manusia dan media lokal telah membunyikan peringatan dalam beberapa minggu terakhir atas perlakuan yang diterimanya dalam tahanan, dengan alasan penyiksaan berat dan kesehatan yang memburuk.
Pernyataan Petro disampaikan selama perayaan Minggu Suci umat Kristen, yang semakin memperkuat makna simbolisnya. Pemimpin Kolombia tersebut telah menjadi pengkritik keras kampanye militer Israel di Gaza, berulang kali menuduhnya melakukan kejahatan perang.
Pemerintah Israel telah membantah tuduhan genosida dan menyatakan bahwa operasinya menargetkan militan Hamas, bukan warga sipil atau tenaga medis.
Lihat Juga :