Rusia: 400 Prajurit dan Tentara Bayaran Ukraina Tewas di Arah Donetsk dalam 24 Jam

Jum'at, 28 April 2023 - 01:01 WIB
loading...
Rusia: 400 Prajurit...
Tentara Rusia menembakkan howitzer ke arah pasukan Ukraina. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Ukraina kehilangan lebih dari 400 prajurit dan tentara bayaran, serta 14 unit peralatan militer ke arah Donetsk dalam 24 jam terakhir.

Kabar tersebut diumumkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia pada Kamis (27/4/2023).

"Lebih dari 400 prajurit dan tentara bayaran Ukraina, dua kendaraan tempur infanteri, enam kendaraan tempur lapis baja, empat mobil, howitzer D-20 dan D-30, serta instalasi artileri self-propelled ‘Gvozdika’ dihancurkan. Selain itu, satu radar kontra-baterai AN/TPQ-50 buatan AS dihancurkan,” ungkap Kemhan Rusia.

Detasemen penyerangan terus menghancurkan unit musuh di bagian barat Artemovsk, menguasai empat distrik lagi di bagian barat laut, barat, dan barat daya kota.

Moskow memulai operasi militer khusus di Ukraina pada Februari 2022 setelah republik rakyat Donetsk dan Luhansk meminta bantuan untuk melindungi warganya dari serangan yang meningkat dari Ukraina.

Negara-negara Barat terus memasok persenjataan untuk Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Baca juga: Pakar: F-16 AS Mungkin Tak Bertahan Lama jika Dikirim ke Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved