Badan Administratif Dibentuk untuk Pelestarian Hagia Sophia

Selasa, 21 Juli 2020 - 11:15 WIB
loading...
Badan Administratif...
Pengunjung melihat Hagia Sophia di Turki. Foto/Demiroren
A A A
ANKARA - Badan administratif akan dibentuk untuk mengkoordinasikan berbagai aktivitas di Hagia Sophia, sesuai protokol kerja sama yang ditandatangani antara Kementerian Budaya Pariwisata dan Direktorat Urusan Agama (Diyanet) pada 16 Juli.

Setelah keputusan untuk membuka Hagia Sophia untuk salat, divisi tugas dibentuk antara Kementerian Budaya Pariwisata dan Diyanet.

Badan administratif itu akan terdiri dari perwakilan Kementerian Budaya dan Diyanet untuk melakukan berbagai aktivitas mulai dari menentukan kebijakan pelestarian terkait masjid, hingga perawatan fisik, mengantisipasi risiko gempa bumi, dan membuat para pengunjung nyaman.

Menurut prinsip yang ada dalam protokol itu, nilai sejarah, budaya, sosial, spiritual dan seni dari Masjid Hagia Sophia akan dilindungi berdasarkan prinsip dan aturan konservasi nasional dan internasional.

"Tidak akan ada intervensi fisik yang merusak nilai universal, keaslian dan integritas Hagia Sophia, termasuk warisan yang kongkrit dan intangible," ungkap laporan kantor berita Demiroren.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved