Pakar: Satelit Militer Korut Diluncurkan untuk Target Musuh dengan Rudal Nuklir
Kamis, 20 April 2023 - 16:16 WIB
loading...
Pemimpin Korut Kim Jong-un mengawasi latihan artileri bersama putrinya. Foto/kcna
A
A
A
SEOUL - Asisten profesor di Universitas Studi Korea Utara Korea Selatan Kim Dong-yup memperingatkan untuk tidak meremehkan Pyongyang.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengumumkan pengembangan satelit militer selama kunjungannya ke Administrasi Negara untuk Pembangunan Luar Angkasa pada 18 April 2023.
Menurut Kim Dong-yup, Kim Jong-un menekankan pentingnya mengembangkan berbagai jenis satelit dengan bidang aplikasi yang berbeda, termasuk satelit meteorologi, satelit jarak jauh Bumi, komunikasi, pendidikan, dan ilmiah.
Pemimpin Korea Utara juga memberikan informasi terperinci tentang peran satelit observasi militer, menyoroti relevansi memiliki kemampuan observasi ruang angkasa untuk memantau pergeseran konstan dan pengerahan kembali musuh, terutama mengingat penyebaran banyak aset strategis Amerika Serikat (AS) di semenanjung Korea.
"Kim Jong-un memperjelas bahwa Korea Utara membutuhkan satelit observasi militer untuk memberikan pasukan militer Korea koordinat yang akurat atau rute gerak maju real-time untuk menargetkan musuh dengan berbagai rudal dan cara lain untuk mengirimkan senjata nuklir," ungkap profesor Kim.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengumumkan pengembangan satelit militer selama kunjungannya ke Administrasi Negara untuk Pembangunan Luar Angkasa pada 18 April 2023.
Menurut Kim Dong-yup, Kim Jong-un menekankan pentingnya mengembangkan berbagai jenis satelit dengan bidang aplikasi yang berbeda, termasuk satelit meteorologi, satelit jarak jauh Bumi, komunikasi, pendidikan, dan ilmiah.
Pemimpin Korea Utara juga memberikan informasi terperinci tentang peran satelit observasi militer, menyoroti relevansi memiliki kemampuan observasi ruang angkasa untuk memantau pergeseran konstan dan pengerahan kembali musuh, terutama mengingat penyebaran banyak aset strategis Amerika Serikat (AS) di semenanjung Korea.
"Kim Jong-un memperjelas bahwa Korea Utara membutuhkan satelit observasi militer untuk memberikan pasukan militer Korea koordinat yang akurat atau rute gerak maju real-time untuk menargetkan musuh dengan berbagai rudal dan cara lain untuk mengirimkan senjata nuklir," ungkap profesor Kim.
Lihat Juga :