Profil Vladimir Kara-Murza, Pengkritik Putin yang Divonis Penjara 25 Tahun
Rabu, 19 April 2023 - 22:00 WIB
loading...
Profil Vladimir Kara-Murza, Pengkritik Putin yang Divonis Penjara 25 Tahun. FOTO/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Tokoh oposisi Rusia , Vladimir Kara-Murza (41), yang juga dikenal sebagai pengkritik Presiden Vladimir Putin , dihukum karena pengkhianatan oleh pengadilan Moskow pada awal pekan ini. Ia dijatuhi hukuman 25 tahun penjara.
Seperti dikutip dari Reuters, Kara-Murza adalah seorang sejarawan, jurnalis dan politisi oposisi yang memegang paspor Rusia dan Inggris. Ia pernah mengenyam pendidikan di Inggris, tepatnya di Universitas Cambridge.
Baca juga: Masa Penahanan Kritikus Kremlin Ilya Yashin Diperpanjang 6 bulan
Dia adalah rekan dekat Boris Nemtsov, seorang tokoh oposisi terkemuka yang dibunuh di dekat Kremlin pada tahun 2015, dan terus berbicara menentang Presiden Vladimir Putin meskipun risikonya meningkat.
Dua kali, pada 2015 dan 2017, Kara-Murza tiba-tiba jatuh sakit yang katanya diracuni oleh dinas keamanan Rusia, pada kedua kesempatan itu jatuh koma sebelum akhirnya sembuh. Otoritas Rusia membantah terlibat dalam insiden tersebut. Pengacara Kara-Murza mengatakan bahwa akibatnya, dia menderita gangguan saraf serius yang disebut polineuropati.
Seperti dikutip dari Reuters, Kara-Murza adalah seorang sejarawan, jurnalis dan politisi oposisi yang memegang paspor Rusia dan Inggris. Ia pernah mengenyam pendidikan di Inggris, tepatnya di Universitas Cambridge.
Baca juga: Masa Penahanan Kritikus Kremlin Ilya Yashin Diperpanjang 6 bulan
Dia adalah rekan dekat Boris Nemtsov, seorang tokoh oposisi terkemuka yang dibunuh di dekat Kremlin pada tahun 2015, dan terus berbicara menentang Presiden Vladimir Putin meskipun risikonya meningkat.
Dua kali, pada 2015 dan 2017, Kara-Murza tiba-tiba jatuh sakit yang katanya diracuni oleh dinas keamanan Rusia, pada kedua kesempatan itu jatuh koma sebelum akhirnya sembuh. Otoritas Rusia membantah terlibat dalam insiden tersebut. Pengacara Kara-Murza mengatakan bahwa akibatnya, dia menderita gangguan saraf serius yang disebut polineuropati.
Lihat Juga :