Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka

Jum'at, 29 Mei 2026 - 13:17 WIB
loading...
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia masuk blacklist PBB terkait kekerasan seksual dalam konflik. Rezim Zionis protes pemasukan Israel dalam daftar tersebut. Foto/YouTube/BBC
A A A
NEW YORK - Pasukan Israel dan Rusia telah ditambahkan ke daftar hitam (blacklist) PBB terkait kekerasan seksual dalam konflik. Ini terungkap dari laporan PBB yang ditinjau oleh AFP.

Daftar yang diterbitkan setiap tahun oleh PBB ini mencakup puluhan kelompok negara dan non-negara yang diduga secara kredibel telah terlibat secara sistematis dalam kekerasan seksual di negara-negara seperti Sudan, Haiti, Republik Demokratik Kongo, Myanmar, Suriah, dan Mali.

Baca Juga: Israel Gunakan Peti Mati sebagai Alat Penyiksaan terhadap Tahanan Palestina

Agustus lalu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan Israel dan Rusia tentang kemungkinan dimasukkannya mereka ke dalam daftar tersebut.

Meskipun ada peringatan tersebut, laporan itu menyatakan bahwa "insiden dan pola kekerasan seksual terus didokumentasikan oleh PBB" dalam perang di Ukraina dan di wilayah Palestina yang diduduki.

Para penyelidik PBB menghadapi "penolakan akses yang berkelanjutan" dari pihak berwenang di kedua negara tersebut, menurut laporan tersebut sebelum diedarkan di antara anggota Dewan Keamanan PBB.

"Mengenai Israel, pada tahun 2025, pola kekerasan seksual terhadap warga Palestina yang ditahan di Israel dan Wilayah Palestina yang Diduduki terus didokumentasikan,” demikian bunyi laporan tersebut.

Laporan itu mencatat bahwa kasus-kasus yang diverifikasi oleh PBB menunjukkan tren selama beberapa tahun tetapi tidak “komprehensif” mengingat penolakan akses ke pusat-pusat penahanan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved