Pandemi Corona Sebabkan 10 Ribu Personel AD Amerika Alami Obesitas

Minggu, 02 April 2023 - 20:00 WIB
loading...
Pandemi Corona Sebabkan...
Pandemi Corona Sebabkan 10 Ribu Personel AD Amerika Alami Obesitas. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Penelitian baru menemukan bahwa obesitas di tubuh militer Amerika Serikat (AS) melonjak selama pandemi. Di Angkatan Darat AS saja, hampir 10.000 tentara aktif mengalami obesitas antara Februari 2019 dan Juni 2021.

Fakta itu mendorong angka tersebut menjadi hampir seperempat dari tentara yang diteliti. Peningkatan juga terlihat di Angkatan Laut AS dan Marinir.

Baca juga: Legislator: Pasukan AS Harus Tinggalkan Jerman

“Angkatan Darat dan dinas lainnya perlu fokus pada bagaimana mengembalikan pasukan ke kebugaran,” kata Tracey Perez Koehlmoos, direktur Pusat Penelitian Layanan Kesehatan di Uniformed Services University di Bethesda, Maryland, seperti dikutip dari AP.

Pasukan yang kelebihan berat badan dan obesitas lebih mungkin untuk cedera dan lebih kecil kemungkinannya untuk menanggung tuntutan fisik dari profesi mereka. Militer kehilangan lebih dari 650.000 hari kerja setiap tahun karena kelebihan berat badan dan biaya kesehatan terkait obesitas melebihi USD1,5 miliar per tahun untuk anggota dinas saat ini dan mantan serta keluarga mereka, penelitian federal menunjukkan.

“Data yang lebih baru tidak akan tersedia hingga akhir tahun ini,” kata Koehlmoos. Tapi, tidak ada tanda-tanda bahwa tren tersebut akan berakhir. Ia menggarisbawahi kekhawatiran lama tentang kesiapan pasukan tempur Amerika.

“Para pemimpin militer telah memperingatkan tentang dampak obesitas pada militer AS selama lebih dari satu dekade, tetapi efek pandemi yang berkepanjangan menyoroti perlunya tindakan segera,” kata pensiunan Brigadir Jenderal Korps Marinir Stephen Cheney, yang ikut menulis laporan baru-baru ini tentang masalah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Houthi Tak Takut dengan...
Houthi Tak Takut dengan Koalisi 10 Negara Pimpinan Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved