Dilarang Bertemu Pacar, Bocah 14 Tahun Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Ibu Kandung

Minggu, 02 April 2023 - 13:57 WIB
loading...
Dilarang Bertemu Pacar,...
Seorang bocah perempuan tega menyewa pembunuh bayaran dan menghabisi ibunya karena dilarang bertemu pacar. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Seorang siswi di Rusia harus merasakan dinginnya lantai penjara setelah ditangkap karena diduga menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh ibunya. Itu dilakukan setelah sang ibu diduga melarangnya untuk menemui pacaranya.

Jenazah Anastasia Milosskaya (38) ditemukan terbungkus plastik dan dibuang di tempat sampah setelah dipukuli dan dicekik hingga tewas di dekat Moskow, Rusia.

Sang putri, yang berusia 14 tahun, dituduh memerintahkan pembunuh bayaran untuk membunuh ibunya. Aksi itu dilakukannya bersama seorang anak laki-laki berusia 15 tahun, yang tinggal di flat keluarganya dan dianggap sebagai pacarnya.

Polisi Rusia menduga pasangan itu membayar dua remaja lain untuk membunuh ibunya seharga 3.650 poundsterling atau sekitar Rp67 juta.

Diduga Anastasia telah mencoba untuk mengusir bocah laki-laki itu karena dianggap telah memberikan pengaruh buruk pada putrinya.

Baca Juga: Rusia Protes Tindakan Provokatif Pasukan AS di Suriah

Anastasia, yang bekerja sebagai agen perumahan, dibunuh secara brutal ketika dia tiba di rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Rafael Alun Divonis...
Rafael Alun Divonis 14 Tahun Penjara di Kasus Gratifikasi & TPPU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved