Jadi Presiden DK PBB, Rusia Sentil Barat: Kami Tidak Promosikan Standar Ganda

Minggu, 02 April 2023 - 11:35 WIB
loading...
Jadi Presiden DK PBB,...
Deputi Perwakilan Tetap Pertama untuk PBB Rusia, Dmitry Polyansky. Foto/TASS
A A A
NEW YORK - Rusia akan bertindak sebagai perantara yang jujur selama masa kepresidenannya di Dewan Keamanan PBB , dan upaya untuk memprovokasi Rusia pasti akan gagal. Hal itu diungkapkan Deputi Perwakilan Tetap Pertama untuk PBB Rusia, Dmitry Polyansky, di saluran Telegramnya.

Rusia telah mengambil alih kursi kepresidenan Dewan Keamanan PBB pada 1 April kemarin.

"Jadi, semua pembenci dan musuh kita, yang perspektif ini seperti tulang di tenggorokan, dipermalukan," kata Polyansky seperti dilansir dari kantor berita Rusia, TASS, Minggu (2/4/2023).

Dia mencatat bahwa aturan hukum dan prosedur internasional, yang dikembangkan selama beberapa dekade sebenarnya berlaku di PBB, alih-alih 'tatanan berbasis aturan', yang oleh kolektif Barat berusaha untuk menggantikan hukum internasional.

Baca Juga: Ukraina Protes saat Rusia Jadi Ketua Dewan Keamanan PBB

"Sebagai presiden seharusnya, kami akan bertindak sebagai perantara yang jujur, seperti yang kami lakukan pada Februari 2022, ketika kepresidenan kami bertepatan dengan dimulainya operasi khusus," kata pejabat Rusia itu.

"Setiap upaya untuk memprovokasi kami pasti gagal sebelumnya. Tidak seperti mantan mitra Barat kami, kami bermain adil di arena internasional dan kami tidak mempromosikan standar ganda," imbuhnya.

Sebelumnya, sebuah kampanye terungkap di media Amerika Serikat (AS) sehubungan dengan kepresidenan Rusia di Dewan Keamanan pada bulan April. Sejumlah edisi AS meragukan hak presiden Rusia.

Namun Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya dalam sebuah wawancara untuk TASS mengatakan bahwa tidak mungkin mencabut hak ini dari Rusia.

Baca Juga: Adik Pemimpin Korut Kim Jong-un Tuding Ukraina Simpan Ambisi Nuklir

Naiknya Rusia ke kursi kepresidenan DK PBB mendapat kritikan keras dari Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan tidak masuk akal bahwa Rusia telah mengambil alih kursi kepresidenan Dewan Keamanan PBB. Ia menambahkan ini menunjukkan "kebangkrutan total" lembaga tersebut.

"Sayangnya, kami memiliki beberapa berita yang jelas tidak masuk akal dan merusak," kata Zelensky dalam video pidatonya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengatakan, kepresidenan Rusia di Dewan Keamanan PBB untuk bulan April adalah tamparan bagi masyarakat internasional.

"Saya mendesak anggota DK PBB saat ini untuk menggagalkan setiap upaya Rusia untuk menyalahgunakan kepresidenannya," kata Kuleba di Twitter pada hari pertama bulan April di mana Rusia akan memegang jabatan presiden secara bergilir badan tersebut.

Baca Juga: Rusia Jadi Presiden DK PBB, Menlu Ukraina: Lelucon yang Buruk
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved