Jadi Korban Penyiraman Yoghurt, Dua Wanita Iran Malah Ditangkap karena Tak Berjilbab

Minggu, 02 April 2023 - 08:46 WIB
loading...
Jadi Korban Penyiraman...
Jadi korban penyiraman yoghurt, dua wanita Iran malah ditangkap karena tidak mengenakan jilbab. Foto/Sky News
A A A
TEHERAN - Dua wanita Iran ditangkap karena tidak menutup rambut mereka di depan umum setelah disiram yoghurt oleh seorang pria. Itu terjadi setelah video insiden itu viral di media massa.

Dalam video tersebut, dua wanita itu didekati oleh seorang pria yang mengajak mereka ngobrol. Pria itu kemudian mengambil apa yang tampak seperti yoghurt dari rak dan menyiramkannya ke atas kepala mereka. Pria itu kemudian didorong keluar oleh penjaga toko.

Pengadilan Iran mengatakan kedua wanita itu kemudian ditahan karena diduga melanggar aturan penggunaan jilbab negara itu. Memperlihatkan rambut bagi wanita Iran merupakan tindakan ilegal

Pengadilan menambahkan pria itu juga ditangkap karena mengganggu ketertiban umum.

"Surat perintah penangkapan dikeluarkan dan ketiganya kemudian ditangkap," lapor kantor berita pengadilan Mizan, seperti dikutip dari BBC, Minggu (2/4/2023).

Baca Juga: Pria Iran Siram Wanita Tak Berjilbab dengan Yoghurt, Pelaku Kini Diburu

Ditambahkan bahwa pemberitahuan yang diperlukan telah dikeluarkan kepada pemilik toko untuk memastikan patuh terhadap hukum.

Tidak mengenakan jilbab di depan umum adalah tindakan ilegal bagi wanita di Iran. Namun di kota-kota besar, banyak orang yang berjalan-jalan tanpa jilbab meskipun ada aturannya.

Penangkapan itu terjadi menyusul aksi protes selama berbulan-bulan di negara itu menuntut diakhirinya kewajiban mengenakan jilbab.

Protes menyebar di seluruh Republik Islam pada bulan September setelah kematian Mahsa Amini, seorang wanita berusia 22 tahun yang ditahan oleh polisi moralitas di Teheran karena diduga mengenakan jilbabnya "secara tidak benar".

Baca Juga: AS Pertahankan Kapal Induk di Mediterania untuk Opsi Militer Lebih Banyak

Protes melebar, tapi tetap mengakar pada isu terkait hijab.

Ribuan orang telah ditangkap dan empat pengunjuk rasa telah dieksekusi sejak Desember. Tetapi pihak berwenang tidak menunjukkan tanda-tanda mengalah.

Seorang anggota parlemen garis keras Iran, Hossein Ali Haji Deligani, telah mengeluarkan ultimatum kepada pengadilan untuk mengambil langkah-langkah guna menghentikan pelanggaran aturan dalam 48 jam ke depan.

Dan pada hari Sabtu, Presiden Iran Ebrahim Raisi menegaskan kembali bahwa wanita Iran harus mengenakan jilbab sebagai "kebutuhan agama".

"Hijab adalah masalah hukum dan wajib mematuhinya," katanya dalam kutipan yang disitir oleh kantor berita AFP.

Baca Juga: TV Pemerintah Iran Minta Maaf karena Tayangkan Adegan Pasangan Berciuman
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved