Presiden Belarusia: Ancaman Perang Nuklir Global Nyata, Dibutuhkan Negosiasi
Jum'at, 31 Maret 2023 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Lukashenko menyebutkan bahwa dia telah mengintensifkan negosiasi dengan Presiden Putin untuk menempatkan senjata nuklir taktis Rusia ke Belarusia.
“Dalam keadaan saat ini dan situasi militer-politik di sekitar negara kita, saya sangat mengintensifkan negosiasi dengan Presiden Rusia [Vladimir] Putin tentang pengembalian senjata nuklir ke Belarusia. Tentang pengembalian senjata nuklir yang ditarik pada tahun 90-an," kata Lukashenko merujuk pada warisan senjata nuklir Uni Soviet di Belarusia yang ditarik Rusia tak lama setelah Soviet bubar.
Lukashenko menyebutkan bahwa dia tidak ingin mengeluarkan senjata nuklir dari Belarusia pada 1990-an, tetapi dia mengaku ditekan oleh Barat dan mantan pimpinan Rusia.
Alasan di balik langkah itu, kata dia, adalah fakta bahwa Barat siap menginvasi Belarusia untuk menghancurkan negara tersebut.
"Pembentukan resimen tertentu...untuk kudeta berikutnya di Belarusia. Waktunya akan tiba—kami akan menunjukkannya kepada Anda,...mereka [Barat] sedang bersiap untuk menyerang wilayah Belarusia untuk menghancurkan negara kami," tegas Lukashenko, seperti dikutip Sputnik.
“Dalam keadaan saat ini dan situasi militer-politik di sekitar negara kita, saya sangat mengintensifkan negosiasi dengan Presiden Rusia [Vladimir] Putin tentang pengembalian senjata nuklir ke Belarusia. Tentang pengembalian senjata nuklir yang ditarik pada tahun 90-an," kata Lukashenko merujuk pada warisan senjata nuklir Uni Soviet di Belarusia yang ditarik Rusia tak lama setelah Soviet bubar.
Lukashenko menyebutkan bahwa dia tidak ingin mengeluarkan senjata nuklir dari Belarusia pada 1990-an, tetapi dia mengaku ditekan oleh Barat dan mantan pimpinan Rusia.
Alasan di balik langkah itu, kata dia, adalah fakta bahwa Barat siap menginvasi Belarusia untuk menghancurkan negara tersebut.
"Pembentukan resimen tertentu...untuk kudeta berikutnya di Belarusia. Waktunya akan tiba—kami akan menunjukkannya kepada Anda,...mereka [Barat] sedang bersiap untuk menyerang wilayah Belarusia untuk menghancurkan negara kami," tegas Lukashenko, seperti dikutip Sputnik.
Lihat Juga :