Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka

Kamis, 30 Maret 2023 - 00:13 WIB
loading...
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen bersama para ajudannya. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dijadwalkan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS), pekan ini, dengan pemberhentian yang direncanakan di New York dan California.

Dia diperkirakan akan bertemu Ketua DPR AS Kevin McCarthy. Kunjungan itu tetap dilakukan meskipun ada peringatan keras dari China.

Tsai dijadwalkan berangkat ke AS pada Rabu (29/3/2023) sebagai bagian dari perjalanan 10 hari, yang juga akan mencakup kunjungan ke Belize dan Guatemala, menurut kantor kepresidenan Taiwan.

Sementara politisi tersebut belum mengkonfirmasi pertemuan apa pun dengan tokoh Partai Republik McCarthy, pejabat Taiwan sebelumnya mengatakan kepada Financial Times bahwa dia memang akan duduk dengan anggota parlemen dari Partai Republik selama kunjungannya ke California.

Baca juga: Zelensky Jelaskan Mengapa Dia Tidak Mundur dari Kota Bakhmut

Financial Times mencatat kedua belah pihak enggan mempublikasikan pertemuan semacam itu untuk menghindari memicu reaksi marah dari China.

Beijing masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.

Pada Rabu, juru bicara Kantor Urusan Taiwan China Zhu Fenglian mengecam kunjungan yang akan datang itu.

Dia mengatakan Tsai tidak hanya akan tinggal di hotel, tetapi juga bertemu dengan pejabat Amerika.

“Jika dia melakukan kontak dengan Ketua DPR AS McCarthy, itu akan menjadi provokasi lain yang secara serius melanggar prinsip Satu-China, merusak kedaulatan China dan integritas teritorial, serta menghancurkan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan,” ujar dia.

Dia menambahkan, “Kami dengan tegas menentang ini dan pasti akan mengambil tindakan untuk melawan balik dengan tegas.”

Meskipun juru bicara itu tidak merinci tindakan pencegahan apa yang akan diambil, perjalanan mantan Ketua DPR Nancy Pelosi tahun lalu memicu reaksi keras dari Beijing, yang meluncurkan latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah udara dan perairan di sekitar Taiwan sebagai pembalasan.

Beijing telah berulang kali mendesak negara-negara asing untuk tidak melakukan kontak diplomatik langsung dengan pejabat Taiwan, bersikeras itu adalah bagian dari wilayahnya di bawah prinsip “Satu China”.

Hanya segelintir negara yang mengakui Taiwan sebagai negara merdeka. Meskipun AS tidak termasuk di antara mereka, anggota parlemen Amerika secara teratur melakukan perjalanan ke pulau itu untuk pertemuan resmi.

Sementara Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui putaran penjualan senjata yang tak terhitung jumlahnya ke Taipei selama beberapa dekade.

Washington telah lama mempertahankan kebijakan “ambiguitas strategis” terhadap Taiwan, tetapi Presiden AS Joe Biden sebagian besar telah meninggalkan pendekatan itu.

Dia menyatakan Amerika Serikat akan datang ke pertahanan pulau itu jika terjadi serangan China.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Berita Terkini
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved