Bakal Bikin Kejutan Lewat Serangan Balik, Zelensky: Ukraina Tidak Siap untuk Menyerang

Sabtu, 25 Maret 2023 - 20:45 WIB
loading...
Bakal Bikin Kejutan...
Presiden Volodymyr Zelenksy mengatakan Ukraina belum mengumpulkan sumber daya yang cukup untuk meluncurkan serangan. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Presiden Volodymyr Zelenksy mengatakan Ukraina belum mengumpulkan sumber daya yang cukup untuk meluncurkan serangan. Pernyataan Zelensky ini seolah berbanding terbalik dengan apa yang dikatakan oleh pensihat Amerika Serikat (AS) untuk Kiev.

Dalam sebuah wawancara yang dirilis pada hari Sabtu (25/3/2023) oleh surat kabar Jepang Yomiuri, Zelensky mengatakan bahwa situasi di garis depan tidak baik. Ia menjelaskan bahwa Ukraina kekurangan amunisi yang cukup untuk operasi yang sukses.

“Kita belum bisa memulainya. Tanpa tank, artileri, dan (peluncur roket yang dipasok AS) HIMARS, kami tidak dapat mengirim tentara pemberani kami ke garis depan,” kata Presiden Ukraina itu terkait masalah ofensif.

“Kami sedang menunggu amunisi datang dari mitra kami,” tambahnya, mengklaim bahwa pasukan Rusia telah menembakkan peluru tiga kali lebih banyak daripada pihak Ukraina seperti dilansir dari RT.

Baca Juga: Ukraina Mulai Lancarkan Serangan Balasan di Bakhmut, Rusia Waspada

Sehubungan dengan hal ini, dia mengulangi seruannya kepada Barat yang mendukung Kiev untuk mengirim lebih banyak senjata dan mendesak mereka untuk menandatangani pengiriman jet tempur.

Mengomentari potensi dialog dengan Rusia, Zelensky bersikeras bahwa sama sekali tidak ada syarat yang dibuat untuk ini, menunjukkan bahwa pasukan Rusia harus meninggalkan wilayah yang diklaim Ukraina sebagai miliknya terlebih dahulu.

Moskow telah berulang kali mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan Kiev dengan syarat mengakui kenyataan di lapangan, mengacu pada status baru empat bekas wilayah Ukraina sebagai bagian dari Rusia.

Spekulasi tentang serangan balik Ukraina pada musim semi yang akan segera terjadi telah berputar-putar di media Barat selama beberapa minggu sekarang. Pekan lalu, Politico melaporkan bahwa AS memperkirakan Kiev akan memulai serangan pada bulan Mei, dengan pasukan Ukraina berusaha masuk ke Crimea baik dengan menyeberangi Sungai Dnieper – yang dianggap pilihan yang tidak mungkin – atau bergerak keluar dari posisi mereka di utara.

Sementara itu Penasihat Amerika Serikat (AS) untuk jenderal tinggi Kiev Dan Rice mengungkapkan bahwa militer Ukraina siap melancarkan serangan besar-besaran terhadap pasukan Rusia dalam beberapa pekan mendatang, yang akan mengejutkan komunitas global.

Baca Juga: Penasihat AS untuk Kiev: Serangan Balik Ukraina akan Kejutkan Dunia

Sekitar waktu yang sama, New York Times melaporkan bahwa pejabat Barat khawatir bahwa upaya mahal Ukraina untuk mempertahankan kota Bakhmut Donbass yang strategis dapat membahayakan serangan yang akan datang, mengingat bahwa pendukung Barat Kiev tidak akan dapat mengisi kembali stok amunisinya dalam waktu dekat.

Dengan mengingat hal ini, seorang pejabat Pentagon yang dikutip oleh outlet berbasis di AS itu menggambarkan dorongan yang diantisipasi sebagai "upaya terakhir".

Pada hari Jumat, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, yang sekarang menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan, mengatakan bahwa Moskow sangat menyadari rencana Ukraina untuk melakukan serangan. Ia mencatat bahwa Staf Umum Rusia membuat penilaian sendiri mengenai masalah tersebut dan merencanakan sebuah respons terhadap serangan.

Baca Juga: Pasukan Khusus Ukraina Dapatkan Target Militer Rusia dari Satelit CIA
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Prancis Siap Kerahkan...
Prancis Siap Kerahkan 2.000 Tentara ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved