3 Ratu Rusia Terhebat Sepanjang Sejarah dan Punya Peran Besar dalam Pembangunan Negara
Selasa, 21 Maret 2023 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Namun karena Ivan yang sempat jatuh sakit, dan Peter yang belum cukup umur, membuat Sophia mengambil alih kekuasaan.
Menurut Russia Beyond, Selama menjalankan pemerintahannya, Sophia telah menyelesaikan perang dengan Polandia, melakukan negosiasi resmi pertama dengan China di mana dia mendirikan perbatasan, dan bergabung dengan Liga Suci melawan Turki.
Setelah beberapa tahun berkuasa, Sophia akhirnya turun tahta usai adiknya Peter berusia 17 tahun dan berhasil melakukan kudeta terhadap saudarinya sendiri.
![3 Ratu Rusia Terhebat Sepanjang Sejarah dan Punya Peran Besar dalam Pembangunan Negara]()
Namun, ketika anak laki-laki Peter, Ivan VI yang masih muda naik tahta bersama para penasihat asing yang tiba tiba muncul. Hal ini membuat para keluarga bangsawan tidak senang dan lebih memilih Elizabeth sebagai pewaris tahta.
Hal ini membuat Elizabeth mendapat banyak dukungan dan melakukan kudeta, sama seperti yang pernah dilakukan oleh ayahnya.
Dalam dua puluh tahun masa pemerintahannya, Elizabeth telah mengubah Rusia menjadi negara yang sangat berbudaya.
Menurut Russia Beyond, Selama menjalankan pemerintahannya, Sophia telah menyelesaikan perang dengan Polandia, melakukan negosiasi resmi pertama dengan China di mana dia mendirikan perbatasan, dan bergabung dengan Liga Suci melawan Turki.
Setelah beberapa tahun berkuasa, Sophia akhirnya turun tahta usai adiknya Peter berusia 17 tahun dan berhasil melakukan kudeta terhadap saudarinya sendiri.
2. Elizabeth dari Rusia
Putri dari Tsar Peter ini rencananya akan dinikahkan dengan Raja Louis XV dari Prancis. Namun kala itu Elizabeth bukanlah orang yang haus akan kekuasaan dan menolaknya..jpg)
Namun, ketika anak laki-laki Peter, Ivan VI yang masih muda naik tahta bersama para penasihat asing yang tiba tiba muncul. Hal ini membuat para keluarga bangsawan tidak senang dan lebih memilih Elizabeth sebagai pewaris tahta.
Hal ini membuat Elizabeth mendapat banyak dukungan dan melakukan kudeta, sama seperti yang pernah dilakukan oleh ayahnya.
Dalam dua puluh tahun masa pemerintahannya, Elizabeth telah mengubah Rusia menjadi negara yang sangat berbudaya.
Lihat Juga :