Putin Minta Miliarder Rusia Tempatkan Patriotisme di Atas Keuntungan

Jum'at, 17 Maret 2023 - 02:30 WIB
loading...
Putin Minta Miliarder...
Putin Minta Miliarder Rusia Tempatkan Patriotisme di Atas Keuntungan. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mendesak para miliarder Rusia untuk mendahulukan patriotisme di atas keuntungan. Putin juga menyuruh mereka untuk berinvestasi di dalam negeri guna menopang perekonomian Rusia dalam menghadapi sanksi Barat.

Berbicara kepada elit bisnis Rusia secara pribadi untuk pertama kalinya sejak mengirim pasukannya ke Ukraina pada 24 Februari tahun lalu, Putin mengatakan kepada para miliarder, bahwa peran mereka bukan hanya untuk menghasilkan uang, tetapi juga untuk mendukung masyarakat.

Baca juga: Putin: Sudah Beberapa Dekade Rusia Coba Normalkan Hubungan dengan Ukraina

"Pengusaha yang bertanggung jawab adalah warga negara Rusia yang sebenarnya, warga negara yang memahami dan bertindak untuk kepentingannya," kata Putin, Kamis (16/3/2023), seperti dikutip dari Reuters.

"Dia tidak menyembunyikan aset di luar negeri, tetapi mendaftarkan perusahaan di sini, di negara kita, dan tidak bergantung pada otoritas asing," lanjut Putin.

Putin memuji "misi tinggi" pengusaha yang menjaga pekerja mereka dan mengarahkan bakat mereka tidak hanya untuk mengekstraksi keuntungan tetapi juga untuk kebaikan publik.

Miliarder Oleg Deripaska, Vladimir Potanin, Alexei Mordashov, Khan Jerman, Viktor Vekselberg, Viktor Rashnikov, Andrei Melnichenko dan Dmitry Mazepin - yang minatnya berkisar dari logam dan perbankan hingga pupuk - termasuk di antara mereka yang hadir pada pertemuan tersebut.

Baca juga: Putin: Jerman Tidak Bisa Bertindak Independen

Putin juga mengatakan, dia ingin mendengar pandangan mereka tentang bagaimana membangun ekonomi yang lebih dinamis yang akan mengarah pada "peningkatan nyata dalam kualitas hidup orang-orang di seluruh negeri".

Meskipun disambut dengan tepuk tangan meriah, dia menyampaikan pesan keras kepada orang terkaya Rusia: bahwa mereka perlu lebih memikirkan kebutuhan negara dan bukan tentang keuntungan mereka sendiri.

Ketika dia bertemu dengan mereka pada awal perang, Putin memberi tahu mereka bahwa dia tidak punya pilihan selain meluncurkan "operasi militer khusus" - yang pada dasarnya memaksa mereka untuk menunjukkan persetujuan publik.

Banyak taipan, yang dikenal sebagai oligarki, kemudian ditempatkan di bawah sanksi oleh Barat—sesuatu yang digunakan Putin sebagai argumen bahwa berinvestasi di dalam negeri lebih aman. Bulan lalu dia memberi tahu para pemimpin bisnis bahwa orang Rusia biasa tidak bersimpati atas penyitaan yacht dan istana mereka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved