Perempuan Cantik Iran Dihukum Cambuk, AS Merasa Terganggu

Jum'at, 17 Juli 2020 - 09:04 WIB
loading...
Perempuan Cantik Iran...
Mary Mohammadi, 21, perempuan Iran yang dijatuhi hukuman cambuk dan penjara setelah demo memprotes penembakan pesawat penumpang Ukraina. Foto/Al Arabiya English
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) merasa terganggu oleh hukuman cambuk Iran terhadap seorang perempuan muda karena demo memprotes penembakan pesawat penumpang Ukraina.

Sikap Washington ini disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus kepada Al Arabiya English.

Perempuan berparasa cantik, Mary Mohammadi, 21, dihukum 10 kali cambukan dan tiga bulan penjara pada bulan April. Dia ditangkap saat demonstrasi memprotes Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang menembak jatuh pesawat Ukraine International Airlines dengan rudal pada Januari lalu.

"Kami terganggu dengan laporan tentang hukuman Mary Mohammadi karena memprotes penghancuran IRGC terhadap Ukraine International Airlines Flight 752," kata Ortagus yang dilansir Jumat (17/7/2020).

"Rezim Iran terus melanggar hak asasi manusia rakyatnya sendiri, menargetkan aktivis politik dan masyarakat sipil," ujar Ortagus.

Pada 12 Januari, Mary Mohammadi menghadiri pertemuan publik di Teheran untuk memprotes jatuhnya pesawat sipil Ukraina oleh rudal Iran. Tragedi ini menewaskan 176 orang yang ada di dalam pesawat.

"Tiba-tiba saya diserang dari belakang dan ditangkap setelah dipukuli dengan kejam," kata Mary Mohammadi dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya English. (Baca: Iran Bakal Eksekusi Mati 3 Demonstran, Didakwa Memusuhi Tuhan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved