Analis Rusia: Xi Jinping Sedang 'Bersiap untuk Perang'
Minggu, 05 Maret 2023 - 06:27 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka menegaskan bahwa Xi Jinping sedang mempersiapkan China untuk perang melawan Barat di masa depan," sambungnya seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (5/3/2023).
Di awal video, Nikolai Vavilov, seorang pakar China asal Rusia, diminta untuk mengomentari niat Beijing dengan proposal perdamaiannya. Akhirnya, pembicaraan beralih ke hubungan yang selalu bermusuhan antara Beijing dan Amerika Serikat, yang diklaim Vavilov bahwa Xi Jinping telah mempersiapkan perang sejak menjabat lebih dari satu dekade lalu.
"Sejak berkuasa, kamerad Xi telah bersiap untuk perang," kata Vavilov.
"Dia memberi perintah untuk mempersiapkan pasukan yang mampu memenangkan perang. Xi Jinping tidak meragukan rencana orang Amerika," imbuhnya.
Baca Juga: Bos Logistik Militer AS: Potensi Perang dengan China Diduga Pertempuran Amunisi Presisi
Selama diskusi, pakar tersebut juga menyinggung cara-cara di mana China mungkin dapat memberikan bantuan militer ke Rusia, terlepas dari tawaran proposal perdamaiannya, karena Ukraina telah menerima bantuan militer dari banyak negara Barat.
Di awal video, Nikolai Vavilov, seorang pakar China asal Rusia, diminta untuk mengomentari niat Beijing dengan proposal perdamaiannya. Akhirnya, pembicaraan beralih ke hubungan yang selalu bermusuhan antara Beijing dan Amerika Serikat, yang diklaim Vavilov bahwa Xi Jinping telah mempersiapkan perang sejak menjabat lebih dari satu dekade lalu.
"Sejak berkuasa, kamerad Xi telah bersiap untuk perang," kata Vavilov.
"Dia memberi perintah untuk mempersiapkan pasukan yang mampu memenangkan perang. Xi Jinping tidak meragukan rencana orang Amerika," imbuhnya.
Baca Juga: Bos Logistik Militer AS: Potensi Perang dengan China Diduga Pertempuran Amunisi Presisi
Selama diskusi, pakar tersebut juga menyinggung cara-cara di mana China mungkin dapat memberikan bantuan militer ke Rusia, terlepas dari tawaran proposal perdamaiannya, karena Ukraina telah menerima bantuan militer dari banyak negara Barat.
Lihat Juga :