Analis Rusia: Xi Jinping Sedang 'Bersiap untuk Perang'
Minggu, 05 Maret 2023 - 06:27 WIB
loading...
Analis Rusia menyebut Presiden China Xi Jinping sedang sedang mempersiapkan perang masa depan dengan Barat. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
MOSKOW - Seorang analis Rusia baru-baru ini di stasiun televisi pemerintah menegaskan bahwa Presiden China Xi Jinping sedang mempersiapkan perang masa depan dengan Barat.
Pernyataan itu muncul di program berita Rusia dan dibagikan di media sosial oleh Russian Media Monitor, sebuah kelompok pengawas yang didedikasikan untuk melaporkan berita yang dikontrol negara, pada hari Jumat.
Menurut pendiri grup tersebut, Julia Davis, diskusi dalam video klip tersebut membahas kemungkinan bantuan militer China ke Rusia di tengah perang yang sedang berlangsung negara itu dengan Ukraina, dan bagaimana hal itu dapat dipengaruhi oleh proposal perdamaian China baru-baru ini untuk konflik tersebut.
Baca Juga: China: Amerika Serikat Ancaman Nuklir Utama di Dunia!
Akhir bulan lalu, pemerintah China mengajukan 12 poin rencana untuk mengakhiri konflik di Ukraina. Meskipun rencana tersebut berisi beberapa ketentuan yang akan menguntungkan Ukraina, termasuk seruan untuk menghormati kedaulatan semua negara yang terlibat, rencana tersebut juga memuat beberapa ketentuan yang dapat menyebabkan rencana tersebut dibatalkan seluruhnya. Khususnya, rencana tersebut tidak meminta pasukan Rusia untuk mundur dari Ukraina, dan tidak meminta Kremlin untuk melepaskan tanah Ukraina yang telah diupayakan untuk dicaplok di tengah konflik.
"Sementara itu di Rusia: para ahli membahas proposal perdamaian China dan berbagai cara di mana bantuan militer China ke Rusia mungkin diberikan secara diam-diam," cuit Davis pada Jumat lalu.
Pernyataan itu muncul di program berita Rusia dan dibagikan di media sosial oleh Russian Media Monitor, sebuah kelompok pengawas yang didedikasikan untuk melaporkan berita yang dikontrol negara, pada hari Jumat.
Menurut pendiri grup tersebut, Julia Davis, diskusi dalam video klip tersebut membahas kemungkinan bantuan militer China ke Rusia di tengah perang yang sedang berlangsung negara itu dengan Ukraina, dan bagaimana hal itu dapat dipengaruhi oleh proposal perdamaian China baru-baru ini untuk konflik tersebut.
Baca Juga: China: Amerika Serikat Ancaman Nuklir Utama di Dunia!
Akhir bulan lalu, pemerintah China mengajukan 12 poin rencana untuk mengakhiri konflik di Ukraina. Meskipun rencana tersebut berisi beberapa ketentuan yang akan menguntungkan Ukraina, termasuk seruan untuk menghormati kedaulatan semua negara yang terlibat, rencana tersebut juga memuat beberapa ketentuan yang dapat menyebabkan rencana tersebut dibatalkan seluruhnya. Khususnya, rencana tersebut tidak meminta pasukan Rusia untuk mundur dari Ukraina, dan tidak meminta Kremlin untuk melepaskan tanah Ukraina yang telah diupayakan untuk dicaplok di tengah konflik.
"Sementara itu di Rusia: para ahli membahas proposal perdamaian China dan berbagai cara di mana bantuan militer China ke Rusia mungkin diberikan secara diam-diam," cuit Davis pada Jumat lalu.
Lihat Juga :