Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman

Rabu, 01 Maret 2023 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Tahun lalu, protes meletus atas kematian seorang wanita muda dalam tahanan polisi moralitas Iran pada bulan September. Para pengunjuk rasa menyangkal memiliki agenda asing dan mengatakan mereka muak dengan puluhan tahun korupsi, pemerintahan yang buruk dan teokrasi Islam.

Baca juga: Cari Kepastian Soal Pengayaan Uranium, Kepala IAEA Segera Kunjungi Iran

Jerman mengusir kedua diplomat itu sehari setelah Iran menghukum mati Jamshid Sharmahd, seorang tokoh oposisi yang tinggal di AS. Iran menuduhnya memimpin sayap bersenjata sebuah kelompok yang berkomitmen untuk memulihkan monarki yang didukung Barat yang memerintah Iran sebelum Revolusi Islam 1979.

Sementara keluarga Sharmahd mengatakan, dia hanya juru bicara kelompok oposisi dan menyangkal dia terlibat dalam serangan apa pun. Mereka mengatakan dia diculik dari Dubai, di Uni Emirat Arab, pada tahun 2020 dan dibawa ke Iran.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock memanggil kuasa usaha Iran pekan lalu untuk memprotes apa yang dikatakannya sebagai "pelanggaran besar-besaran terhadap hak warga negara Jerman."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Berita Terkini
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved