AS Siap Bantu ASEAN Lawan China atas Klaim Laut China Selatan

Kamis, 16 Juli 2020 - 12:35 WIB
loading...
AS Siap Bantu ASEAN...
Kawasan Laut China Selatan yang jadi sengketa China dan negara-negara Asia Tenggara. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mendukung dan siap membantu negara-negara ASEAN untuk melawan China perihal klaim maritim yang berlebihan di Laut China Selatan . Dukungan disampaikan Menteri Luar Negeri Michael Richard Pompeo.

Pompeo mengatakan Washington mendukung negara-negara yang percaya bahwa China telah melanggar hukum internasional karena klaim maritim mereka di Laut China Selatan. Kendati demikian, diplomat top Amerika ini menyarankan melawan China melalui cara diplomatik daripada cara militer.

"Kami akan mendukung negara-negara di seluruh dunia yang percata bahwa Tiongkok China melanggar hukum klaim teritorial—atau pun klaim maritim," kata kepada wartawan hari Rabu yang dilansir Reuters, Kamis (16/7/2020). (Baca: AS: Klaim China atas Laut China Selatan Melanggar Hukum! )

"Kami akan pergi memberi mereka bantuan yang kami bisa, apakah itu di badan multilateral, apakah itu di ASEAN, apakah itu melalui tanggapan hukum, kami akan menggunakan semua alat yang kami bisa," katanya. ASEAN adalah Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara yang beberapa anggotanya juga memiliki klaim yang saling tumpang tindih di Laut China Selatan.

Amerika Serikat pada hari Senin menolak klaim China atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan. Penolakan klaim itu memicu kecaman Beijing yang mengatakan posisi AS meningkatkan ketegangan di kawasan Laut China Selatan.

Pernyataan pada hari Senin mencerminkan pertama kalinya Amerika Serikat mengambil posisi bahwa klaim China atas laut China Selatan "sepenuhnya melanggar hukum internasional".

Amerika Serikat telah lama menentang klaim teritorial China yang luas di Laut China Selatan, termasuk mengirimkan kapal perang dan kapal induk. (Baca juga: Reaksi China usai AS Tolak Klaimnya atas Laut China Selatan )

Kapal-kapal militer Amerika secara teratur melewati jalur air strategis tersebut untuk menunjukkan kebebasan navigasi di sana. Komentar pada hari Senin mencerminkan nada yang lebih keras dari Washington.

China mengklaim 90 persen kawasan Laut China Selatan yang kaya energi, tetapi Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga mengklaim bagian-bagiannya.

Pada hari Rabu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang, mengatakan dalam menanggapi retorika AS yang keras di kawasan itu bahwa Vietnam menyambut setiap pandangan tentang Laut CHina Selatan yang sesuai dengan hukum internasional.

"Perdamaian, stabilitas, kerja sama, dan pembangunan di Laut China Selatan adalah aspirasi dan tujuan bersama negara-negara di kawasan ini dan masyarakat internasional," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved