Pertama di Dunia, China Uji Teknologi Rudal Serangan Luar Angkasa Hantu

Rabu, 22 Februari 2023 - 08:41 WIB
loading...
Pertama di Dunia, China...
Cara kerja teknologi rudal serangan luar angkasa hantu yang dikembangkan China. Foto/daily mail
A A A
BEIJING - Insinyur militer China mengembangkan metode berbasis luar angkasa dari sistem pertahanan rudal canggih yang luar biasa.

Menurut laporan media lokal, taktik tersebut belum diuji dalam kehidupan nyata. Para ilmuwan memperingatkan hal itu dapat menyebabkan perang nuklir yang tidak disengaja.

Dalam simulasi komputer, para peneliti Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) meluncurkan rudal balistik ke luar angkasa.

Rudal itu kemudian melepaskan tiga pesawat luar angkasa kecil hingga jauh di atas atmosfer bumi.

Pesawat luar angkasa ini kemudian mengirim sinyal palsu kembali ke radar peringatan rudal berbasis darat, menipu mereka dengan berpikir ada lebih banyak rudal masuk menyerang.

Baca juga: Anggota Kongres AS: Perjalanan Biden di Kiev Tampar Muka Tiap Warga Amerika

Stasiun radar menanggapi dengan meluncurkan rudal-rudal pencegat ke arah rudal musuh yang ternyata tidak ada.

Makalah penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Electronics and Information Technology berbahasa Mandarin awal bulan ini, South China Morning Post melaporkan pada Senin (20/2/2023).

Baca juga: Pria Muslim Ini Nikahi Wanita Transgender dalam Upacara Hindu di Hari Valentine

Tim ilmuwan mengatakan mereka merancang pesawat luar angkasa mereka untuk menipu beberapa stasiun radar sekaligus, dengan beroperasi dalam batas kesalahan situs ini.

“Simulasi dapat dengan mudah ditingkatkan untuk memasukkan lebih banyak pesawat luar angkasa yang dapat membanjiri jaringan pertahanan rudal yang canggih dan membuka musuh hingga serangan lanjutan dengan rudal asli,” ungkap para peneliti.

“Masih banyak detail lainnya yang tidak kami bahas dalam makalah ini,” tulis tim peneliti tersebut.

Terobosan itu terjadi meskipun Beijing telah berulang kali menyatakan sikap menentang militerisasi ruang angkasa.

Pemerintah China menuduh AS "menghalangi" inisiatif kontrol senjata luar angkasa yang dipimpin oleh China dan Rusia, dan "lebih memperburuk tren mengubah luar angkasa menjadi senjata dan medan perang."

“Namun, tidak seperti AS, China tidak secara resmi menetapkan luar angkasa sebagai domain perang, dan penelitian terbaru sepertinya tidak akan pernah digunakan untuk melawan musuh setingkat seperti AS,” papar seorang ilmuwan antariksa di Beijing kepada South China Morning Post.

“Kekuatan luar angkasa hantu ini sepertinya tidak akan pernah digunakan untuk melawan lawan yang kuat,” ujar ilmuwan itu, mengutip risiko pembalasan nuklir karena radar menunjukkan hulu ledak palsu menghujani.

Sebaliknya, dia mengklaim, "Itu akan berfungsi sebagai pencegahan strategis."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved