Anggota Kongres AS: Perjalanan Biden di Kiev Tampar Muka Tiap Warga Amerika

Rabu, 22 Februari 2023 - 06:34 WIB
loading...
Anggota Kongres AS:...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden AS Joe Biden berjalan di depan katedral Saint Michael, Kiev, Ukraina, 20 Februari 2023. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Anggota DPR Amerika Serikat (AS) Partai Republik Paul Gosar menilai perjalanan Presiden Joe Biden ke Ukraina adalah "tamparan di wajah setiap orang Amerika".

Pernyataan Gosar itu muncul pada Senin (20/2/2023). Sudah mendapat kecaman atas ratusan miliar dolar yang dia serahkan ke Kiev, Biden sekarang dikritik Partai Republik karena penanganannya atas kecelakaan bahan kimia yang menghancurkan di tanah AS.



Biden melakukan kunjungan mendadak ke Kiev pada Senin, di mana dia memberi tahu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa pemerintahannya sedang menyiapkan paket bantuan militer senilai USD500 juta untuk pasukannya.

Pemerintahan Biden telah menyerahkan bantuan militer hampir USD30 miliar kepada Zelensky sejak Februari lalu, dan telah menyisihkan lebih dari USD110 miliar untuk melanjutkan bantuan militer dan ekonomi ke Ukraina.

Baca juga: Putin Menarik Rusia dari Perjanjian Nuklir Terakhir dengan Amerika Serikat

"Joe Biden mengunjungi Ukraina adalah tamparan bagi setiap orang Amerika, terutama warga East Palestine, Ohio," tweet Gosar.

Dia menegaskan, "Ukraina bukan teman kita, dan Rusia bukan musuh kita."

Gosar sangat menentang pendanaan Biden atas Ukraina, dan mensponsori resolusi awal bulan ini yang akan menghentikan bantuan AS ke Kiev.

Resolusi tersebut, yang ditandatangani oleh 11 anggota “Kaukus Kebebasan” anti-intervensi, menyerukan Rusia dan Ukraina untuk mencapai kesepakatan damai.

Partai Republik dari Kaukus Kebebasan dan sekitarnya telah mengecam Biden atas penanganannya terhadap tumpahan bahan kimia East Palestine.

Satu kereta yang membawa vinil klorida dan bahan kimia berbahaya lainnya tergelincir di kota kecil Ohio awal bulan ini, dan pembakaran yang terkendali dari zat-zat ini menyelimuti kota dalam kepulan asap hitam.

Biden belum mengunjungi East Palestine, juga belum menyetujui deklarasi bencana. Sekretaris transportasi Biden menyalahkan insiden itu pada mantan Presiden Donald Trump.

Meskipun Biden telah mengirim pejabat Badan Perlindungan Lingkungan dan Kesehatan serta Layanan Kemanusiaan ke lokasi untuk menyatakan aman, penduduk mengeluhkan gejala fisik yang mengkhawatirkan serta hewan peliharaan, ternak, dan ikan yang mati.

"Itu adalah tamparan terbesar di wajah," ujar Wali Kota East Palestine Trent Conway tentang perjalanan Biden ke Kiev.

“Itu memberitahumu sekarang dia tidak peduli dengan kita. Dia dapat mengirim setiap agen yang dia inginkan, tetapi saya mengetahui pagi ini bahwa dia berada di Ukraina memberikan jutaan dolar kepada orang-orang di sana dan bukan kepada kita… pada Hari Presiden di negara kita, jadi saya sangat marah,” tegas dia kepada Fox News.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved