4 Rintangan Utama untuk Jet Tempur Barat Dikerahkan ke Ukraina
Sabtu, 11 Februari 2023 - 04:37 WIB
loading...
Ada empat rintangan utama bagi jet tempur Barat untuk dikerahkan ke Ukraina. Foto/REUTERS
A
A
A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah meningkatkan tekanan pada sekutu Barat-nya agar mengirim jet tempur standar NATO ke Kiev untuk melawan invasi Rusia .
Jet tempur F-16 dan F-35 Amerika Serikat, jet tempur Gripen Swedia, dan jet tempur Typhoon adalah beberapa kandidat potensial.
Pada hari Kamis lalu, Zelensky tiba di Brussels untuk permohonan baru bagi para pemimpin Eropa agar menyumbangkan jet tempur ke Ukraina. Saat dia meningkatkan permohonannya, Andriy Yermak, kepala kantor Zelensky, mengatakan: "Masalah senjata jarak jauh dan jet tempur untuk Ukraina sepertinya bisa diselesaikan."
"Kita harus meningkatkan dinamika kerja sama kita, kita harus melakukannya lebih cepat daripada agresor," kata Zelensky kepada para politisi Uni Eropa. Kunjungan itu lanjutan dari perjalanannya ke London dan Paris, di mana dia disambut oleh Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"Prancis dan Jerman bisa menjadi 'pengubah permainan'," kata Zelensky setelah berfoto di Istana Élysée.
Baca juga: Negara NATO Rumania Sangkal Wilayahnya Diterobos Rudal Rusia
Macron menegaskan kembali dukungan Paris untuk Kiev, menambahkan: "Selama Rusia terus menyerang, kami akan terus beradaptasi dan memoderasi dukungan militer yang diperlukan untuk melestarikan Ukraina dan masa depannya."
Beberapa jam sebelumnya, PM Sunak telah menyambut Zelensky di London dengan komitmen untuk memperluas program pelatihan Inggris bagi personel Ukraina untuk memasukkan pilot jet tempur untuk pertama kalinya.
"Program tersebut akan memastikan pilot dapat menerbangkan jet tempur standar NATO yang canggih di masa depan," kata Downing Street dalam sebuah pernyataan.
Pengiriman jet tempur F-16, F-35, dan Typhoon sebelumnya telah dikesampingkan oleh Inggris dan AS, dianggap sebagai "garis merah" bagi pendukung internasional Ukraina.
"Langkah itu penting karena ini adalah langkah selanjutnya untuk mitra Barat Ukraina, kata pensiunan Komodor Udara Andrew Curtis kepada Newsweek, Jumat (10/2/2023). "Ini mengirim pesan ke sekutu Inggris, bahwa masih mendukung [Kiev] dan berniat untuk terus melakukannya."
Sunak sebelumnya mengatakan tidak ada yang salah dan jet tempur canggih adalah bagian dari percakapannya dengan Zelensky.
"Janji itu dibuat untuk memberi contoh," kata mantan perwira intelijen militer Inggris Frank Ledwidge.
Berbicara kepada para ahli militer, Newsweek telah merinci 4 rintangan yang ada di jalan Kiev untuk jet tempur yang kemungkinan dipasok NATO terbang ke langit Ukraina.
1. Jet Mana yang Akan Dikirim?
Para ahli percaya salah satu masalah pertama adalah memutuskan dengan tepat pesawat mana yang akan dikirim. Pengumuman Inggris bukanlah tawaran jet tempur khusus—atau jet apa pun—tetapi janji tentang beberapa bentuk pelatihan pada pesawat standar NATO.
Jet tempur F-16 dan F-35 Amerika Serikat, jet tempur Gripen Swedia, dan jet tempur Typhoon adalah beberapa kandidat potensial.
Pada hari Kamis lalu, Zelensky tiba di Brussels untuk permohonan baru bagi para pemimpin Eropa agar menyumbangkan jet tempur ke Ukraina. Saat dia meningkatkan permohonannya, Andriy Yermak, kepala kantor Zelensky, mengatakan: "Masalah senjata jarak jauh dan jet tempur untuk Ukraina sepertinya bisa diselesaikan."
"Kita harus meningkatkan dinamika kerja sama kita, kita harus melakukannya lebih cepat daripada agresor," kata Zelensky kepada para politisi Uni Eropa. Kunjungan itu lanjutan dari perjalanannya ke London dan Paris, di mana dia disambut oleh Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"Prancis dan Jerman bisa menjadi 'pengubah permainan'," kata Zelensky setelah berfoto di Istana Élysée.
Baca juga: Negara NATO Rumania Sangkal Wilayahnya Diterobos Rudal Rusia
Macron menegaskan kembali dukungan Paris untuk Kiev, menambahkan: "Selama Rusia terus menyerang, kami akan terus beradaptasi dan memoderasi dukungan militer yang diperlukan untuk melestarikan Ukraina dan masa depannya."
Beberapa jam sebelumnya, PM Sunak telah menyambut Zelensky di London dengan komitmen untuk memperluas program pelatihan Inggris bagi personel Ukraina untuk memasukkan pilot jet tempur untuk pertama kalinya.
"Program tersebut akan memastikan pilot dapat menerbangkan jet tempur standar NATO yang canggih di masa depan," kata Downing Street dalam sebuah pernyataan.
Pengiriman jet tempur F-16, F-35, dan Typhoon sebelumnya telah dikesampingkan oleh Inggris dan AS, dianggap sebagai "garis merah" bagi pendukung internasional Ukraina.
"Langkah itu penting karena ini adalah langkah selanjutnya untuk mitra Barat Ukraina, kata pensiunan Komodor Udara Andrew Curtis kepada Newsweek, Jumat (10/2/2023). "Ini mengirim pesan ke sekutu Inggris, bahwa masih mendukung [Kiev] dan berniat untuk terus melakukannya."
Sunak sebelumnya mengatakan tidak ada yang salah dan jet tempur canggih adalah bagian dari percakapannya dengan Zelensky.
"Janji itu dibuat untuk memberi contoh," kata mantan perwira intelijen militer Inggris Frank Ledwidge.
Berbicara kepada para ahli militer, Newsweek telah merinci 4 rintangan yang ada di jalan Kiev untuk jet tempur yang kemungkinan dipasok NATO terbang ke langit Ukraina.
1. Jet Mana yang Akan Dikirim?
Para ahli percaya salah satu masalah pertama adalah memutuskan dengan tepat pesawat mana yang akan dikirim. Pengumuman Inggris bukanlah tawaran jet tempur khusus—atau jet apa pun—tetapi janji tentang beberapa bentuk pelatihan pada pesawat standar NATO.
Lihat Juga :