Gereja Inggris Bahas Status Tuhan yang Netral Gender, Ini Sebabnya
Rabu, 08 Februari 2023 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Komisi Liturgi bertanggung jawab menetapkan bagaimana kebaktian gereja dilakukan, termasuk bahasa apa yang digunakan selama kebaktian ini.
Wakil ketuanya, Uskup Litchfield, mengatakan kepada Stobart bahwa komisi telah “menjajaki penggunaan bahasa gender dalam hubungannya dengan Tuhan selama beberapa tahun,” dan akan membahas masalah ini dengan Komisi Iman dan Ketertiban musim semi ini.
Baca juga: Biden Banjir Teriakan Anggota Kongres Saat Pidato Kenegaraan, Ini Daftarnya
Namun, perubahan apa pun terhadap liturgi Gereja akan membutuhkan persetujuan bulat dari Sinode, di mana terdapat tentangan yang kuat.
“Fakta bahwa Tuhan disebut 'Bapa' (Father) tidak dapat digantikan oleh 'Ibu' (Mother) tanpa mengubah makna, juga tidak dapat dinetralkan secara gender menjadi 'Orang Tua' tanpa kehilangan makna,” ujar Pendeta Ian Paul, anggota Dewan Gereja Dewan Uskup Agung, menanggapi usulan Stobart.
“Ayah dan ibu tidak dapat dipertukarkan tetapi berhubungan dengan keturunannya dengan cara yang berbeda,” papar Ian Paul.
Wakil ketuanya, Uskup Litchfield, mengatakan kepada Stobart bahwa komisi telah “menjajaki penggunaan bahasa gender dalam hubungannya dengan Tuhan selama beberapa tahun,” dan akan membahas masalah ini dengan Komisi Iman dan Ketertiban musim semi ini.
Baca juga: Biden Banjir Teriakan Anggota Kongres Saat Pidato Kenegaraan, Ini Daftarnya
Namun, perubahan apa pun terhadap liturgi Gereja akan membutuhkan persetujuan bulat dari Sinode, di mana terdapat tentangan yang kuat.
“Fakta bahwa Tuhan disebut 'Bapa' (Father) tidak dapat digantikan oleh 'Ibu' (Mother) tanpa mengubah makna, juga tidak dapat dinetralkan secara gender menjadi 'Orang Tua' tanpa kehilangan makna,” ujar Pendeta Ian Paul, anggota Dewan Gereja Dewan Uskup Agung, menanggapi usulan Stobart.
“Ayah dan ibu tidak dapat dipertukarkan tetapi berhubungan dengan keturunannya dengan cara yang berbeda,” papar Ian Paul.
Lihat Juga :