Foto Kehamilan Pasangan Transgender Hebohkan India

Rabu, 08 Februari 2023 - 04:09 WIB
loading...
Foto Kehamilan Pasangan...
Foto kehamilan pasangan transgender hebohkan India. Foto/BBC
A A A
NEW DELHI - Foto kehamilan atau maternity pasangan transgender India , yang menghentikan terapi hormon mereka untuk memiliki bayi, mendadak viral setelah dibagikan secara luas di media sosial.

Ziya Paval (21) dan pasangannya Zahad (23) yang tinggal di negara bagian selatan Kerala, sedang dalam proses transisi gender ketika mereka memutuskan untuk memiliki bayi.

Paval, yang mengatakan dia selalu ingin menjadi orang tua, tercatat sebagai laki-laki saat lahir dan sekarang diidentifikasi sebagai perempuan.

Sedangkan Zahad, yang hanya menggunakan satu nama, diketahui sebagai perempuan saat lahir dan sekarang diidentifikasi sebagai laki-laki. Dia saat ini sedang hamil, dan pasangan itu berharap untuk segera menyambut bayi mereka.

Ucapan selamat pun mengalir untuk pasangan itu di halaman media sosial mereka.

"Orang trans pantas mendapatkan keluarga," komentar aktris transgender S Negha di postingan Instagram Paval, di mana dia membagikan foto-foto itu seperti dikutip dari BBC, Rabu (8/2/2023).

Pasangan Paval dan Zahad mengatakan pengalaman mereka mungkin langka di India karena tidak ada orang lain yang menyebut diri mereka sebagai orang tua biologis dalam komunitas transgender sejauh yang mereka tahu.

India diperkirakan memiliki sekitar dua juta transgender, meskipun para aktivis mengatakan jumlahnya lebih tinggi. Pada tahun 2014, Mahkamah Agung India memutuskan bahwa mereka memiliki hak yang sama dengan orang lain.

Namun, mereka masih berjuang untuk mengakses pendidikan dan perawatan kesehatan, serta seringkali menghadapi prasangka dan stigma.

Ketika Paval dan Zahad bertemu tiga tahun lalu, mereka berdua terasing dari keluarga mereka.

Baca: Perkosa 2 Wanita Saat Masih Jadi Pria, Wanita Transgender Ini Malah Ditahan di Penjara Perempuan

"Saya berasal dari keluarga Muslim konservatif yang tidak pernah mengizinkan saya belajar tarian klasik," kata Paval.

"(Orang tua saya) ortodoks sampai-sampai mereka memotong rambut saya sehingga saya tidak menari," ungkapnya.

Paval mengatakan dia meninggalkan rumah untuk berpartisipasi dalam festival pemuda dan sejak itu tidak pernah kembali.

Dia kemudian belajar menari di pusat komunitas transgender. Dia sekarang mengajarkannya kepada siswa di distrik Kozhikode.

Zahad, seorang akuntan, berasal dari keluarga Kristen dari komunitas nelayan di kota Thiruvananthapuram. Dia saat ini bekerja di supermarket.

Dia telah meninggalkan keluarganya setelah mengaku sebagai transgender kepada mereka. Tapi setelah dia hamil, keluarganya menerima pasangan itu dan berbalik mendukungnya.

"Mereka membantu Zahad selama kehamilan," kata Paval.

Ibu Zahad awalnya meminta pasangan tersebut untuk tidak mengumumkan kehamilan tersebut. Namun mereka kemudian mengumumkannya di halaman Instagram mereka minggu lalu setelah sang ibu memberi izin.

Paval mengatakan keluarganya masih belum datang.

Baca: AS Eksekusi Mati Trasgender Pertama Atas Kasus Pembunuhan

Paval mengatakan kepada BBC, mereka memutuskan untuk memiliki bayi satu setengah tahun yang lalu, ketika mereka berdua berada pada tahap transisi gender yang berbeda.

Indung telur dan rahim Zahad belum diangkat, jadi pasangan tersebut menghentikan terapi hormon atas saran dokter mereka.

Dokter pasangan itu tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

"Setelah kehamilan selesai, mereka dapat melanjutkan terapi hormon seks," kata Dr Mahesh DM, ahli endokrinologi di kota Bangalore yang telah bekerja dengan beberapa transgender.

Setelah bayinya lahir, pasangan itu mengatakan mereka harus mencari lebih banyak pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan.

"Sangat sulit untuk bertahan hidup," kata Paval, menambahkan bahwa dia harus menerima lebih banyak siswa tari.

"Zahad akan kembali bekerja sekitar dua bulan setelah bayinya lahir. Kemudian saya akan merawat bayinya," imbuhnya.

Pasangan itu mengatakan bahwa komunitas transgender "sangat menyambut" kehamilan mereka.

"Tentu saja, ada orang-orang baik di dalam komunitas transgender maupun di luar komunitas yang percaya pada stereotip. Mereka mengira pria trans tidak boleh mengandung bayi," kata Paval.

"(Tapi) itu tidak masalah," tukasnya.

Baca: Sekolah Ini Larang Siswa Memotret Guru Transgender Berpayudara Raksasa
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved