Kapsul Radioaktif Australia yang Hilang Ditemukan
Kamis, 02 Februari 2023 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan pertambangan yang bertanggung jawab untuk mengangkut kapsul, Rio Tinto, mengeluarkan permintaan maaf "atas alarm" selama akhir pekan dan mengatakan "menangani insiden ini dengan sangat serius".
Kepala eksekutif Rio Tinto Iron Ore Simon Trott mengucapkan terima kasih atas penemuan tersebut.
"Pemulihan yang sangat luar biasa ketika Anda memikirkan jarak yang terlibat, dan juga keterpencilan medan, dan saya pikir itu benar-benar menunjukkan keuletan semua orang yang terlibat dalam pencarian," kata Trott.
“Fakta sederhananya adalah perangkat ini seharusnya tidak pernah hilang. Kami menyesal telah terjadi dan kami menyesal atas kekhawatiran yang ditimbulkan dalam komunitas Australia Barat,” imbuhnya.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan denda 1.000 dolar Australia atau sekitar Rp10,6 juta adalah hukuman maksimum yang tidak memadai untuk kesalahan penanganan bahan radioaktif.
“Seharusnya tidak hilang, itu yang pertama. Dan kedua, ya tentu saja angka itu sangat rendah,” kata Albanese.
Dawson mengatakan pemerintah negara bagian sedang meninjau hukuman di bawah Undang-Undang Keselamatan Radiasi.
Baca: Baterai E-Skuter Meledak Picu Kebakaran, 4 Orang Dirawat 1 Diantaranya Kritis
Kepala eksekutif Rio Tinto Iron Ore Simon Trott mengucapkan terima kasih atas penemuan tersebut.
"Pemulihan yang sangat luar biasa ketika Anda memikirkan jarak yang terlibat, dan juga keterpencilan medan, dan saya pikir itu benar-benar menunjukkan keuletan semua orang yang terlibat dalam pencarian," kata Trott.
“Fakta sederhananya adalah perangkat ini seharusnya tidak pernah hilang. Kami menyesal telah terjadi dan kami menyesal atas kekhawatiran yang ditimbulkan dalam komunitas Australia Barat,” imbuhnya.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan denda 1.000 dolar Australia atau sekitar Rp10,6 juta adalah hukuman maksimum yang tidak memadai untuk kesalahan penanganan bahan radioaktif.
“Seharusnya tidak hilang, itu yang pertama. Dan kedua, ya tentu saja angka itu sangat rendah,” kata Albanese.
Dawson mengatakan pemerintah negara bagian sedang meninjau hukuman di bawah Undang-Undang Keselamatan Radiasi.
Baca: Baterai E-Skuter Meledak Picu Kebakaran, 4 Orang Dirawat 1 Diantaranya Kritis
(ian)
Lihat Juga :