Kapsul Radioaktif Australia yang Hilang Ditemukan

Kamis, 02 Februari 2023 - 16:36 WIB
loading...
A A A
Para pejabat mengatakan bahwa kapsul tersebut dikemas pada 10 Januari dan dikirim ke Perth untuk diperbaiki sebelum meninggalkan lokasi untuk diangkut melalui jalan darat pada 12 Januari.

Para petugas mengatakan kapsul berukuran kecil itu berisiko menyebabkan kulit terbakar dan kontak yang terlalu lama dapat menyebabkan kanker. Kepala petugas kesehatan Andy Robertson mengatakan kapsul itu tampaknya tidak bergerak dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Ketika paket dibuka pada 25 Januari, setelah tiba di Perth dan disimpan di fasilitas penyimpanan radiasi yang aman selama hampir 10 hari, alat pengukur radiasi rusak, dengan salah satu dari empat baut pemasangan, kapsul dan semua sekrup di pengukur hilang.

Kapsul itu ditemukan dalam satu hari setelah badan keamanan nuklir Australia bergabung dalam pencarian dengan peralatan deteksi khusus yang dipasang di mobil dan portabel. Tim pencari telah menghabiskan enam hari menjelajahi seluruh jalan raya.

Pihak berwenang juga mengirim spesialis layanan radiasi dari Organisasi Sains dan Teknologi Nuklir Australia dalam operasi pencarian pada hari Selasa bersama dengan peralatan deteksi dan pencitraan.

Investigasi pemerintah telah diluncurkan tentang bagaimana kapsul itu jatuh dari truk dan sebuah laporan akan diberikan kepada menteri kesehatan.

Pejabat pertahanan sedang memverifikasi identifikasi kapsul, yang telah ditempatkan ke dalam wadah timah untuk keamanan. Itu akan disimpan di lokasi yang aman di Newman sebelum diangkut ke fasilitas kesehatan di Perth.

Baca: Wow! Katak Raksasa Seberat Bayi Ditemukan di Australia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Pertama Kali dalam Sejarah,...
Pertama Kali dalam Sejarah, Australia Tunjuk Perempuan Jadi Kepala Staf AD
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved