Giliran Gubernur Rusia Janjikan Hadiah Buat Menghancurkan Tank Barat

Selasa, 31 Januari 2023 - 20:11 WIB
loading...
Giliran Gubernur Rusia...
AS menjanjikan 31 tank Abrmas untuk Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Gubernur Wilayah Zabaikalsky di Rusia timur menawarkan hadiah kepada tentara dari provinsi itu yag berhasil merebut atau menghancurkan tank NATO di Ukraina. Pengumuman ini datang setelah sebelumnya sebuah perusahaan swasta Rusia menawarkan hadiah dengan ketentuan yang serupa.

Dalam perintah yang ditandatangani pada hari Jumat, Gubernur Alexander Osipov menyatakan bahwa setiap prajurit lokal yang berhasil merebut tank Leopard "dalam kondisi masih bisa bekerja" dapat memperoleh USD42.909 atau sekitar Rp645 juta.

Sedangkan hadiah USD14.303 (Rp215 juta) akan dibayarkan kepada siapa saja yang menghancurkan salah satu tank Jerman ini, sementara mereka yang membantu penangkapan yang berhasil akan dibayar USD7.150 (Rp107,4 juta) dan mereka yang membantu penghancuran Leopard akan mendapatkan USD2.240 (Rp33,6 juta).

Sejumlah USD21.450(Rp322,4 juta) akan dibayarkan untuk keberhasilan penangkapan tank M1 Abrams Amerika Serikat, dengan pemusnahan membayar USD7.150 (Rp107,4 juta). Seperti halnya tank Leopard, hadiah yang lebih kecil ditawarkan untuk mereka yang membantu tentara.

Perintah Osipov diakhiri dengan peringatan bahwa tentara yang mencari tank untuk dihancurkan atau direbut pertama-tama harus bekerja untuk mempertahankan hidup dan kesehatan mereka, seperti disitir dari RT, Selasa (31/1/2023).

Sebelumnya, Berlin minggu lalu mengumumkan bahwa mereka akan memasok pasukan Kiev dengan 14 tank Leopard 2, dan akan memberikan izin kepada negara-negara Eropa lainnya buat mengekspor stok tank mereka sendiri ke Ukraina. Kanselir Olaf Scholz menyatakan bahwa Jerman dan mitranya ingin memasok total 112 tank Leopard 2.

Baca: Jerman Resmi Kirim 14 Tank Leopard 2 ke Ukraina

Sedangkan AS menjanjikan 31 tank Abrams tetapi – tampaknya telah berjanji untuk memberi Jerman “perlindungan” untuk mengirim Leopard – dilaporkan tidak akan dapat mengirimkan kendaraan raksasa dengan pemeliharaan tinggi ini ke medan perang hingga setidaknya akhir tahun 2023.

Baca: Susul Jerman, AS Akan Kirim 31 Tank Abrams ke Ukraina

Diwartakan sebelumnya, perusahaan kimia Rusia Fores telah menawarkan hadiah serupa dengan Osipov. Dalam sebuah pernyataan di situs webnya pada hari Jumat, perusahaan tersebut mengatakan akan membayar USD70.700 (Rp1 miliar) kepada setiap prajurit Rusia yang menghancurkan atau menangkap salah satu jenis tank, dengan USD7.070 (Rp106,2 juta) ditawarkan untuk hadiah berikutnya.

Baca: Perusahaan Rusia Beri Hadiah Rp1 Miliar untuk Hancurkan Tank Abrams dan Leopard 2

Posisi Moskow terhadap pengiriman senjata asing menunjukkan "keterlibatan langsung" NATO dan hanya akan memperpanjang konflik di Ukraina. Tank Barat, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada awal bulan ini, dapat terbakar dan mereka akan terbakar seperti senjata Barat lainnya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved