Anggota NATO Bulgaria Bantah Terlibat Serangan Jembatan Crimea

Senin, 23 Januari 2023 - 18:05 WIB
loading...
Anggota NATO Bulgaria...
Dampak ledakan di Jembatan Crimea terlihat dalam citra satelit. Foto/REUTERS
A A A
SOFIA - Penyelidik Bulgaria tidak menemukan bukti keterlibatan negara itu dalam ledakan Jembatan Crimea Oktober lalu. Kepala Jaksa Penuntut Umum Bulgaria Ivan Geshev menjelaskan hal itu pada Minggu (22/1/2023).

Moskow, bagaimanapun, tidak pernah menyalahkan Bulgaria atas serangan itu.

“Rekan-rekan dari kantor kejaksaan kota Sofia dengan tegas menetapkan Bulgaria tidak ada hubungannya dengan ledakan di Jembatan Crimea. Ini adalah serangan hibrida Rusia lainnya terhadap komunitas Eropa,” ujar Geshev dalam posting Twitter.

Jembatan Crimea yang menghubungkan bekas semenanjung Ukraina dengan daratan Rusia, rusak parah pada 8 Oktober dalam ledakan besar yang menewaskan tiga warga sipil dan melumpuhkan ruas jalan struktur itu.

Baca juga: Rusia Peringatkan Barat tentang Tragedi Global

Insiden itu dirayakan secara luas di Ukraina, sementara layanan pos negara itu bahkan merilis perangko khusus untuk memperingati jam ledakan setelah itu terjadi. Namun, Kiev secara resmi membantah keterlibatannya.

Pejabat senior Bulgaria telah berulang kali membantah ada kaitannya dengan insiden tersebut, meskipun faktanya Moskow tidak pernah menuduh Sofia terlibat di dalamnya.

Beberapa hari setelah ledakan, Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) memberikan laporannya tentang apa yang terjadi, menuduh dinas intelijen militer Ukraina yang dikenal sebagai GRU, berada di balik ledakan tersebut.

Baca juga: Anggota Parlemen AS Usulkan Kirim Hanya 1 Tank Abrams untuk Ukraina

Bulgaria, serta beberapa negara lain, hanya disebutkan FSB sebagai salah satu titik transit kargo mematikan tersebut.

Kargo itu disamarkan sebagai gulungan film konstruksi plastik yang telah dikirim dari kota pelabuhan selatan Ukraina, Odessa.

Serangan Jembatan Crimea, bersama dengan beberapa serangan sabotase lainnya di tanah Rusia yang dikaitkan dengan Ukraina, mendorong Moskow mengubah pendekatannya terhadap operasi militernya di negara tetangga tersebut.

Tak lama setelah ledakan, Rusia secara drastis menggenjot serangan terhadap infrastruktur penting negara itu, terutama fasilitas energi dan instalasi militer.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved