Kasus Aneh, Pelaut Rusia Didenda Negara NATO karena Pakai Seragam Kamuflase

Senin, 23 Januari 2023 - 16:40 WIB
loading...
Kasus Aneh, Pelaut Rusia Didenda Negara NATO karena Pakai Seragam Kamuflase
Pelaut Rusia didenda karena memakai baju kamuflase. Foto/Finnmark politidistrikt
A A A
OSLO - Polisi di Norwegia mendenda dua pelaut Rusia karena mengenakan seragam kerja kamuflase yang dianggap dapat meresahkan penduduk.

Media lokal melaporkan hal itu pada Jumat (20/1/2023). Pekan lalu, polisi di kota Kirkenes, provinsi utara Finnmark, Norwegia, mengatakan, “Kepolisian telah melakukan pemeriksaan imigrasi terhadap para pelaut Rusia yang mengenakan pakaian yang dapat dengan mudah disalahartikan sebagai seragam militer."

Berbicara kepada harian Norwegia Dagbladet, petugas penegak hukum mengonfirmasi kedua pria itu didenda 5.000 krone Norwegia (USD500) karena mengenakan pakaian tersebut saat berjalan-jalan di sekitar kota.

Petugas penuntut dalam kasus tersebut Martine Meslo mengatakan orang-orang tersebut dihukum karena menyalahgunakan seragam publik.

Baca juga: Rusia Peringatkan Barat tentang Tragedi Global

Meslo mengatakan, “Pakaian itu dapat disalahartikan sebagai seragam militer Rusia, dan dapat menimbulkan ketakutan dan ketidaknyamanan, mengingat tindakan perang Rusia dan situasi politik keamanan, baik untuk penduduk lokal, tetapi juga di antara para pengungsi Ukraina yang tinggal di sini.”

Dagbladet memposting foto-foto pria dengan wajah buram, mengenakan pakaian kamuflase dengan bendera kecil di dada dan kata “Rusia” dalam bahasa Cyrillic.

“Mengenakan pakaian kamuflase saja tidak ilegal,” ungkap laporan itu.

Meslo mencatat salah satu alasan mengapa insiden tersebut mengakibatkan denda adalah karena kapal laut Rusia dianggap sebagai "ancaman keamanan" dan hanya diizinkan memasuki tiga pelabuhan Norwegia, termasuk Kirkenes.

Dia menambahkan, dulu awak kapal penangkap ikan Rusia biasanya tidak menggunakan pakaian seperti itu.

Pengacara Bernt Heiberg memberi tahu Dagbladet bahwa orang Rusia seharusnya tidak didenda. “Dari cara penyajian kasus ini, menurut saya polisi bertindak terlalu jauh dengan memberikan denda untuk sesuatu yang tampaknya tidak dapat dihukum,” papar dia.

Dia menambahkan seragam itu hampir tidak mungkin disalahartikan sebagai seragam resmi, bahkan mengingat ada bendera Rusia di atasnya.

Heiberg juga mencatat "dia belum pernah melihat yang seperti ini", menyarankan orang Rusia itu untuk membawa kasus tersebut ke pengadilan. Kedua pelaut tersebut telah menerima saran tersebut, menurut outlet tersebut.
(sya)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2736 seconds (10.177#12.26)