AS Siap Transfer Aset Rusia yang Disita ke Ukraina
Jum'at, 20 Januari 2023 - 21:26 WIB
loading...
Kepala Gugus Tugas Sanksi Khusus Departemen Kehakiman AS, Andrew Adams. Foto/Russia Today
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan segera mengirimkan gelombang pertama dana dari properti Rusia yang disita ke Ukraina . Demikian pernyataan kepala gugus tugas sanksi khusus Departemen Kehakiman AS, Andrew Adams.
Adams mengatakan langkah itu harus menginspirasi sekutu AS lainnya untuk melakukan hal yang sama. Ia menegaskan bahwa praktik yang belum pernah terjadi sebelumnya itu tidak hanya mungkin dan diizinkan di bawah hukum internasional, tetapi juga “keharusan” mengingat konflik saat ini.
“Kami juga siap untuk memulai transfer aset yang disita untuk kepentingan Ukraina,” kata Adams di sebuah acara yang diselenggarakan oleh Hudson Institute, sebuah wadah pemikir AS.
“Ini bukan peluru perak, tapi itu sesuatu yang membuat saya berharap,” ucap Adams, menambahkan bahwa jumlah yang relatif kecil itu penting sebagai model bagi mitra asing AS dan untuk membangun preseden hukum ke depan seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (20/1/2023).
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden mengusulkan skema itu pada April lalu, dan Adams mengisyaratkan itu sedang dikerjakan pada September, tetapi mengatakan Kongres perlu mengubah beberapa undang-undang untuk membuatnya bekerja.
Baca: New York Times: AS Dapat Membantu Ukraina Serang Crimea
Adams mengatakan langkah itu harus menginspirasi sekutu AS lainnya untuk melakukan hal yang sama. Ia menegaskan bahwa praktik yang belum pernah terjadi sebelumnya itu tidak hanya mungkin dan diizinkan di bawah hukum internasional, tetapi juga “keharusan” mengingat konflik saat ini.
“Kami juga siap untuk memulai transfer aset yang disita untuk kepentingan Ukraina,” kata Adams di sebuah acara yang diselenggarakan oleh Hudson Institute, sebuah wadah pemikir AS.
“Ini bukan peluru perak, tapi itu sesuatu yang membuat saya berharap,” ucap Adams, menambahkan bahwa jumlah yang relatif kecil itu penting sebagai model bagi mitra asing AS dan untuk membangun preseden hukum ke depan seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (20/1/2023).
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden mengusulkan skema itu pada April lalu, dan Adams mengisyaratkan itu sedang dikerjakan pada September, tetapi mengatakan Kongres perlu mengubah beberapa undang-undang untuk membuatnya bekerja.
Baca: New York Times: AS Dapat Membantu Ukraina Serang Crimea
Lihat Juga :