2 Juta Demonstran Guncang Prancis, Tolak Reformasi Pensiun

Jum'at, 20 Januari 2023 - 13:07 WIB
loading...
2 Juta Demonstran Guncang...
Para pengunjuk rasa menyiapkan spanduk bertuliskan Pensiun, tidak untuk reformasi selama demonstrasi menentang rencana reformasi pensiun pemerintah Prancis di Nice sebagai bagian dari hari pemogokan dan protes nasional di Prancis, 19 Januari 2023. Foto/
A A A
PARIS - Sekitar 1,12 juta orang ikut serta dalam protes menentang reformasi pensiun di Prancis pada Kamis (19/1/2023). Media Prancis melaporkan hal itu, mengutip Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, hampir 1,12 juta orang bergabung dalam protes di seluruh Prancis, 80.000 orang di antaranya di Paris saja.

Sebelumnya pada hari itu, Sekretaris Jenderal Serikat Buruh Konfederasi Umum (CGT)Philippe Martinez, memperkirakan jumlah total mencapai 2 juta demonstran, dengan 400.000 pengunjuk rasa di Paris.

Lebih dari 200 demonstrasi berlangsung di seluruh Prancis pada Kamis di tengah pemogokan nasional menentang reformasi pensiun, atas prakarsa delapan serikat buruh Prancis terkemuka (CFDT, CGT, FO, CFE-CGC, CFTC, Usa, Solidaires, FSU).

Baca juga: Gereja Ortodoks Keluarkan Peringatan Kiamat Jika Rusia Hancur

Protes terbesar diadakan di Paris, Marseilles, Lyon, Toulouse, Lille dan Nantes.

Protes besar-besaran dimulai di Republic Square di Paris pada pukul 13:00 GMT. Para demonstran termasuk perwakilan dari berbagai industri, pendukung gerakan Rompi Kuning, serta radikal blok hitam.

Protes berubah menjadi kekerasan setelah kaum radikal mulai melemparkan batu, botol, suar, dan petasan ke arah polisi.

Baca juga: Pelacur Bertarif Rp38 Juta Semalam Banjiri Davos, Hibur Tamu Forum Ekonomi Dunia

Sebagai tanggapan, polisi menggunakan gas air mata dan mulai memukul mundur massa secara paksa. Polisi menangkap 38 orang di Paris sejauh ini.

Pada 10 Januari, Perdana Menteri Prancis Elisabeth Borne mengajukan Rancangan Undang-undang (RUU) reformasi pensiun yang harus disahkan pada 2023.

Menurut rancangan undang-undang, usia pensiun akan bertambah tiga bulan per tahun mulai 1 September 2023.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved