Hong Kong Longgarkan Karantina dan Pengujian COVID-19
Jum'at, 09 Desember 2022 - 06:30 WIB
Hong Kong melaporkan 14.373 infeksi COVID-19 baru pada Kamis, tertinggi sejak akhir Maret, SCMP melaporkan. Pada bulan September, Hong Kong mengakhiri karantina hotel wajib untuk kedatangan internasional, memungkinkan mereka untuk pulang atau ke akomodasi pilihan mereka.
Baca: Pakar Medis China: COVID-19 Telah Bermutasi, Harus Diganti Namanya
Orang-orang yang tiba di Hong Kong harus memantau diri sendiri selama tiga hari setelah memasuki kota. Di bawah sistem yang oleh otoritas Hong Kong dijuluki "0+3", mereka diizinkan pergi bekerja atau sekolah, tetapi tidak diizinkan memasuki bar atau restoran selama periode tersebut.
Puncaknya pada tahun 2021, karantina berlangsung selama 21 hari dan kerugian ekonomi sangat parah. Pada hari Kamis, otoritas Makau juga mengumumkan akan melonggarkan persyaratan tes COVID-19 untuk kedatangan dari China.
Mereka yang memasuki Makau dari kota Zhuhai di China hanya akan diminta untuk menunjukkan hasil negatif COVID-19 selama 24 jam.
Baca: Pakar Medis China: COVID-19 Telah Bermutasi, Harus Diganti Namanya
Orang-orang yang tiba di Hong Kong harus memantau diri sendiri selama tiga hari setelah memasuki kota. Di bawah sistem yang oleh otoritas Hong Kong dijuluki "0+3", mereka diizinkan pergi bekerja atau sekolah, tetapi tidak diizinkan memasuki bar atau restoran selama periode tersebut.
Puncaknya pada tahun 2021, karantina berlangsung selama 21 hari dan kerugian ekonomi sangat parah. Pada hari Kamis, otoritas Makau juga mengumumkan akan melonggarkan persyaratan tes COVID-19 untuk kedatangan dari China.
Mereka yang memasuki Makau dari kota Zhuhai di China hanya akan diminta untuk menunjukkan hasil negatif COVID-19 selama 24 jam.
(esn)
Lihat Juga :