Protes Kontrol Ketat COVID-19 di China Meluas ke Sejumlah Kota
Minggu, 27 November 2022 - 15:10 WIB
Zhao mengatakan, salah satu temannya dipukuli oleh polisi dan dua orang disemprot merica. Dia juga mengatakan, polisi menginjak kakinya ketika dia mencoba menghentikan mereka membawa temannya pergi. Dia kehilangan sepatunya dan pergi tanpa alas kaki.
Menurut Zhao, pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan termasuk "Xi Jinping, mundur, Partai Komunis, mundur," "Buka Xinjiang, buka kunci China," "tidak ingin PCR (tes), ingin kebebasan" dan "kebebasan pers."
“Sekitar 100 polisi berbaris untuk mencegah pengunjuk rasa berkumpul atau pergi. Bus yang mengangkut lebih banyak polisi tiba kemudian,” kata Zhao.
Menurut Zhao, pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan termasuk "Xi Jinping, mundur, Partai Komunis, mundur," "Buka Xinjiang, buka kunci China," "tidak ingin PCR (tes), ingin kebebasan" dan "kebebasan pers."
“Sekitar 100 polisi berbaris untuk mencegah pengunjuk rasa berkumpul atau pergi. Bus yang mengangkut lebih banyak polisi tiba kemudian,” kata Zhao.
(esn)
Lihat Juga :