Sekjen PBB Desak Junta Myanmar Segera Mulai Kembali Demokrasi

Sabtu, 12 November 2022 - 16:10 WIB
Setelah bertemu dengan para pemimpin ASEAN, Guterres mengatakan, sangat penting bahwa rencana perdamaian yang disepakati dengan junta—tetapi sejauh ini tidak ditegakkan—mulai berlaku. “Serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil sangat mengerikan dan memilukan,” katanya.

Baca: Di KTT ASEAN, Jokowi Sampaikan Sejumlah Poin Penting Krisis Myanmar

Sebuah “konsensus lima poin” yang bertujuan untuk mengakhiri kekacauan di Myanmar, yang disepakati dengan junta pada April tahun lalu, sejauh ini telah diabaikan oleh para jenderal.

Para pemimpin ASEAN yang semakin frustrasi, pada hari Jumat menugaskan menteri luar negeri mereka untuk membuat rencana konkret untuk mengimplementasikan konsensus.

Mereka juga memberikan restu kepada utusan khusus ASEAN yang bertemu dengan kelompok-kelompok oposisi di Myanmar—sebuah langkah yang mendapat tanggapan marah dari junta, yang menganggap kelompok pembangkang sebagai “teroris.”
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!