Penyebab Pertahanan Kota Kherson Sulit Ditembus Militer Rusia

Jum'at, 11 November 2022 - 19:21 WIB
Yaroslav Yanushevych, Gubernur Kherson, meminta warga untuk tidak menyerah pada euforia penarikan pasukan Rusia dari Kherson. Analis militer Oleg Zhdanov mengatakan bahwa pengunduran diri Rusia dapat menjadi penyergapan serta jebakan Rusia untuk memaksa Ukraina untuk melakukan ofensif.

Selain itu, memaksa untuk menembus pertahanan Rusia serta sebagai tanggapan untuk menyerang dengan pukulan kuat.

Pada beberapa bulan terakhir, Ukraina menggunakan peluncur roket Himars yang dipasok Amerika Serikat untuk menghantam jembatan utama Dnieper di Kherson serta bendungan besar di hulu yang digunakan sebagai titik penyeberangan. Serangan tersebut pun mengganggu pasokan ke Kherson.

Hal itu juga membuat pasukan Rusia di tepi barat Dnieper rentan terhadap pengepungan. Pada 8 Oktober 2022, sebuah bom truk meledakkan bagian dari jembatan Kerch yang menghubungkan daratan Rusia dan Krimea.

Pensiunan Laksamana Angkatan Laut Amerika Serikat dan Mantan Komandan Sekutu Tertinggi NATO Jim Stavridis mengatakan, Rusia menyadari akan lebih baik untuk penarikan awal daripada dikuasai Ukraina serta menderita kerugian besar.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!