Profil Abdullah bin Faisal Al Saud, Pangeran Arab Saudi yang Ditangkap Usai Pulang dari Amerika
Jum'at, 04 November 2022 - 21:20 WIB
Pada dasarnya Pangeran Abdullah bin Faisal Al Saud bukanlah pembangkang, akan tetapi ketika sepupunya ditangkap di Arab Saudi dia lalu memanggil kerabatnya menggunakan telepon di Boston.
Dalam panggilan tersebut diduga sang pangeran telah menjelek jelekkan kerajaan Arab Saudi terkait kasus penangkapan saudaranya.
Baca: Misteri Sosok Pangeran Arab Saudi yang Dijebloskan ke Penjara usai Pulang dari AS
Dari laporan tersebut terungkap bahwa pihak Arab Saudi diduga menggunakan spyware Israel untuk menyadap para pembangkang Saudi di Amerika Serikat, termasuk Pangeran Abdullah.
Pangeran Arab Saudi ini ditangkap terkait dugaan bahwa dirinya telah mendiskusikan pemenjaraan sepupunya—sesama pangeran—dengan kerabatnya saat dia berada di AS.
Karenanya Kerajaan Arab Saudi menggunakan undang-undang terorisme dan kejahatan dunia maya yang menjerat sang pangeran.
Freedom House, sebuah kelompok penelitian dan advokasi ini mengungkapkan bahwa Arab Saudi telah menargetkan para kritikus yang tersebar dalam 14 negara. Termasuk yang mereka jalankan di Amerika Serikat.
Dalam panggilan tersebut diduga sang pangeran telah menjelek jelekkan kerajaan Arab Saudi terkait kasus penangkapan saudaranya.
Baca: Misteri Sosok Pangeran Arab Saudi yang Dijebloskan ke Penjara usai Pulang dari AS
Dari laporan tersebut terungkap bahwa pihak Arab Saudi diduga menggunakan spyware Israel untuk menyadap para pembangkang Saudi di Amerika Serikat, termasuk Pangeran Abdullah.
Pangeran Arab Saudi ini ditangkap terkait dugaan bahwa dirinya telah mendiskusikan pemenjaraan sepupunya—sesama pangeran—dengan kerabatnya saat dia berada di AS.
Karenanya Kerajaan Arab Saudi menggunakan undang-undang terorisme dan kejahatan dunia maya yang menjerat sang pangeran.
Freedom House, sebuah kelompok penelitian dan advokasi ini mengungkapkan bahwa Arab Saudi telah menargetkan para kritikus yang tersebar dalam 14 negara. Termasuk yang mereka jalankan di Amerika Serikat.
Lihat Juga :