Ukraina: Senjata Makan Tuan, Rudal Moskow Hantam Apartemen Rusia
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 08:30 WIB
BELGOROD - Sebuah rudal Moskow yang ditujukan ke kota Kharkiv, Ukraina , gagal pada Kamis, dan malah menghantam sebuah bangunan apartemen di kota Belgorod, Rusia .
Insiden "senjata makan tuan" ini diungkap Kepala Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mikhail Podolyan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/10/2022).
Sementara itu, kantor berita Rusia; TASS, menulis kontra-narasi dengan melaporkan bahwa bangunan itu rusak sebagai akibat dari penembakan Ukraina.
Podolyan mengonfirmasi kegagalan serangan rudal Rusia dalam sebuah pernyataan di Twitter.
"Rusia ingin menyerang Kharkiv dengan rudal, tetapi ada yang tidak beres. Rudal itu menghantam sebuah bangunan perumahan di Belgorod, Rusia. Anda pikir akan ada penyelidikan, bahwa yang bersalah akan dihukum? Tidak, [Presiden Rusia Vladimir] Putin tidak peduli siapa yang dia bunuh: Ukraina atau Rusia," bunyi pernyataan Podolyan.
"Para propagandis akan cepat menciptakan penjelasan palsu," imbuh Podolyan.
Beberapa video telah dibagikan di Twitter di mana sebuah rudal terlihat menyerang sebuah gedung di dekat titik peluncurannya, meskipun validitas video tersebut belum bisa dikonfirmasi.
Gubernur wilayah setempat, Vyacheslav Gladkov, menyatakan bahwa bangunan apartemen itu rusak oleh penembakan Ukraina, membantah laporan tentang kegagalan tembakan rudal Rusia.
Insiden "senjata makan tuan" ini diungkap Kepala Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mikhail Podolyan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/10/2022).
Sementara itu, kantor berita Rusia; TASS, menulis kontra-narasi dengan melaporkan bahwa bangunan itu rusak sebagai akibat dari penembakan Ukraina.
Podolyan mengonfirmasi kegagalan serangan rudal Rusia dalam sebuah pernyataan di Twitter.
"Rusia ingin menyerang Kharkiv dengan rudal, tetapi ada yang tidak beres. Rudal itu menghantam sebuah bangunan perumahan di Belgorod, Rusia. Anda pikir akan ada penyelidikan, bahwa yang bersalah akan dihukum? Tidak, [Presiden Rusia Vladimir] Putin tidak peduli siapa yang dia bunuh: Ukraina atau Rusia," bunyi pernyataan Podolyan.
"Para propagandis akan cepat menciptakan penjelasan palsu," imbuh Podolyan.
Beberapa video telah dibagikan di Twitter di mana sebuah rudal terlihat menyerang sebuah gedung di dekat titik peluncurannya, meskipun validitas video tersebut belum bisa dikonfirmasi.
Gubernur wilayah setempat, Vyacheslav Gladkov, menyatakan bahwa bangunan apartemen itu rusak oleh penembakan Ukraina, membantah laporan tentang kegagalan tembakan rudal Rusia.
tulis komentar anda